Perbaikan Jalan Amblas Dago Atas Ditarget Rampung Pekan Depan

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 15 Jul 2026 15:30 WIB
Perbaikan jalan di Dago Atas Bandung. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Perbaikan jalan amblas di Jalan Ir H Juanda atau Jalan Dago mulai menunjukkan progres signifikan. Pemkot Bandung pun menargetkan proyek tersebut bisa rampung pada pekan depan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung Rizky Kusrulyadi mengatakan, pengecoran tahap 1 sudah dilakukan pada Sabtu (11/7) malam. Coran setinggi 2,4 meter dan panjang 10,8 meter ditambah wing wall masing-masing sekitar 2 meter kini sudah berdiri untuk menahan tebing supaya tidak longsor kembali.

"Progres dalam waktu beberapa hari kedepan selanjutnya akan dilanjut tahap dua, pembesian dan bekisting dengan tinggi 1,6 meter, pasang pipa drainase belakang TPT 1 dilanjut dengan kegiatan timbunan. Khusus TPT 2 (yang kecil) akan menyelesaikan soil nailing," katanya, Rabu (15/7/2026).

Meski demikian, ia mengaku ada tantangan pengerjaan di lapangan. Di antaranya masalah bebatuan yang menghambat proses pengecoran, hingga areanya yang sempit.

"Pasti ada kendala, di antaranya pada saat pengecoran ada batu, kita mau ngisi dengan beton semprot itu ada batu. Kemudian juga tiba-tiba ada kabel PLN, seperti itu. Dan memang yang paling repot itu karena areanya sempit, itu yang menyebabkan mobilisasinya agak repot gitu sebetulnya," ungkapnya.

"Tapi mudah-mudahan lah, kita ambil optimisnya. Makanya saya bilang, dalam satu minggu ke depan Insyaallah itu bisa selesai normal lagi. Mudah-mudahan selesai," tambahnya.

Ia mengatakan, proses pengecoran beton di tebing itu harus menunggu proses pengeringan agar tetap kuat ketika terkena getaran kendaraan. Sehingga, pada pengerjaan tahap dua ini difokuskan ke penguatan di bagian dinding.

"Betul, penanganan sekarang istilahnya soil nailing, cor disemprot itu, pemasang bekisting dan sebagainya ya. Intinya kita sudah fokus ke masalah dinding penahan tanahnya," katanya.

Rizki mengatakan, proses penguatan tebing penahan tanah tersebut saat ini tinggal finishing. Pihaknya masih harus menjaga dengan baik skema buka tutup ruas jalan yang berada di atas tebing.

"Jadi kita intinya menjaga strukturnya dulu supaya benar-benar kuat. Sehingga, kalau pada waktunya nanti ya kita akan buka dua lajur lagi," ucap Rizki.

Sementara saat disinggung terkait pembatasan untuk kendaraan berat, Rizki menyebut hal itu kewenangan dari Dinas Perhubungan Kota Bandung. Tetapi, pihaknya sudah mengajukan permohonan terkait upaya tersebut.

"Tapi intinya memang kita mengajukan permohonan, artinya diharapkan bahwa tidak ada beban kendaran berat yang melewati jalur itu dulu, kira-kira seperti itu," pungkasnya.




(ral/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork