Tebing di Dago Ambles, Farhan Kaji Pembatasan Kendaraan Berat

Kota Bandung

Tebing di Dago Ambles, Farhan Kaji Pembatasan Kendaraan Berat

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 14 Jul 2026 12:30 WIB
Kondisi terkini pembangunan tembok penahan tebing di Jalan Dago Atas.
Perbaikan tebing di Jalan Dago. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Jalan Ir H Juanda atau Jalan Dago, terutama di ruas dekat Terminal Dago, saat ini sedang diperbaiki. Perbaikan dilakukan setelah tebing jalan tersebut ambles sejak awal Juni 2026.

Perbaikan pun kini terus dikebut. Pengerjaan tembok penahan tebing dilakukan untuk mencegah longsor susulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah proses perbaikan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengusulkan opsi pembatasan kendaraan berat. Hal ini dikarenakan kendaraan berat yang melintas ke Dago Atas ditengarai menjadi pemicu amblesnya tebing tersebut.

"Kami sedang kaji bersama Dishub, Polda, dan Polres apakah perlu ada pembatasan kendaraan berat, karena ini titik transisi antara kabupaten dan kota," katanya, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laporan terakhir yang ia terima, konstruksi di sekitar jalan yang ambles, terutama di area The MAJ Dago, dinilai masih sangat kokoh. Masalah utamanya terletak di area bawah tebing jalan itu, terutama di jalur Dago Giri.

"Konstruksi di seberangnya (The MAJ) sudah diaudit dan sangat kuat. Yang akan diperkuat adalah yang di bawahnya ke arah Dago Bengkok," ungkapnya.

Menurut Farhan, perbaikan tebing jalan yang ambles itu memerlukan waktu yang panjang. Upaya ini dilakukan agar jalur tersebut tidak memicu longsor susulan di kemudian hari.

"Saya mohon maaf agak lama, penguatannya dilakukan dengan menyuntikkan beberapa kolom ke dalam lokasi longsoran. Sedang dikaji terus efektivitasnya," pungkasnya.

(ral/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads