Jalan Kaki 30 Menit Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Jalan Kaki 30 Menit Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Elmy Tasya Khairally - detikJabar
Senin, 22 Jun 2026 05:00 WIB
City Street Art Life Style for Magazine and Advertising
ilustrasi jalan kaki. Foto: Getty Images/Palm_weerapat
Jakarta -

Berjalan kaki selama 30 menit setiap hari dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Aktivitas sederhana ini tidak memerlukan peralatan khusus, tetapi mampu membantu menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan fungsi organ, hingga menurunkan risiko berbagai penyakit.

Tak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk berolahraga. Meluangkan waktu sekitar 30 menit setiap hari atau hampir setiap hari sudah cukup untuk mendukung kesehatan dalam jangka panjang.

Dikutip dari Real Simple, berikut lima manfaat berjalan kaki selama 30 menit setiap hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Berjalan kaki selama 30 menit memberikan latihan intensitas sedang yang membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Aktivitas ini juga meningkatkan sirkulasi darah serta membantu pembuluh darah bekerja lebih optimal dari waktu ke waktu.

ADVERTISEMENT

Profesor Kinesiologi Anne Brady menjelaskan berjalan kaki dapat meningkatkan efisiensi kerja jantung tanpa memberikan tekanan berlebihan seperti olahraga dengan intensitas tinggi.

"Inilah salah satu alasan mengapa berjalan kaki bermanfaat bagi orang-orang di hampir semua tingkat kebugaran atau usia," katanya.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kebiasaan berjalan kaki juga membantu meningkatkan daya tahan fisik. Ahli fisiologi olahraga Tamara Hew-Butler mengatakan aktivitas ini membuat jantung dan paru-paru lebih efisien dalam menyalurkan oksigen sebagai sumber energi bagi otot.

Aktivitas aerobik ringan, seperti berjalan kaki, juga merangsang pertumbuhan mitokondria atau pusat penghasil energi di dalam sel. Proses tersebut membuat otot lebih efektif memanfaatkan lemak dan oksigen sehingga aktivitas fisik terasa lebih ringan.

3. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

Berjalan kaki membuat otot lebih efektif menyerap glukosa dari aliran darah. Kondisi ini meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari.

Dalam jangka panjang, manfaat tersebut dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2.

"Berjalan kaki adalah cara yang sangat baik untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi," kata Hew-Butler.

Menurutnya, berjalan kaki merangsang jaringan otot yang aktif bekerja untuk mengangkut glukosa langsung ke dalam sel otot.

4. Memperbaiki Suasana Hati

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, berjalan kaki juga berdampak positif terhadap kesehatan mental.

Hew-Butler menjelaskan bahwa berbagai penelitian menunjukkan olahraga, termasuk berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, dapat membantu mengurangi kecemasan dan depresi.

Aktivitas fisik meningkatkan produksi neurotransmiter yang berkaitan dengan suasana hati, termasuk endorfin yang dikenal sebagai hormon pemicu rasa senang. Berjalan kaki juga membantu mengatur kadar kortisol atau hormon stres sehingga tubuh terasa lebih rileks.

5. Menjaga Kesehatan Persendian

Berjalan kaki merupakan olahraga berdampak rendah yang baik untuk menjaga fungsi sendi. Saat seseorang berjalan, cairan sinovial yang berada di dalam rongga sendi akan bergerak sehingga membantu menjaga sendi tetap terlumasi dan tidak kaku.

"Saat Anda berjalan, cairan sinovial (cairan yang mengisi rongga sendi) bergerak melalui persendian Anda, menjaganya tetap terlumasi dan tidak kaku," kata Brady.

Menurutnya, menjaga mobilitas sendi menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia.

"Seiring bertambahnya usia, menjaga mobilitas ini menjadi sangat penting untuk tetap mandiri dan aktif," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini.

(elk/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads