Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan surat edaran (SE) terkait seluruh kepala daerah untuk memfasilitasi dan menginisiasi nonton bareng ajang Piala Dunia 2026. Melalui surat bernomor 400.2.7/4657/SJ tersebut, Kemendagri mengajak dan mengimbau agar gubernur, bupati/wali kota menyiapkan lokasi-lokasi strategis dan ruang publik untuk menggelar nobar pertandingan Piala Dunia 2026.
Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, surat edaran tersebut bukan sekadar ajakan untuk menyambut ajang empat tahunan itu, melainkan dapat berdampak ke sektor lain seperti perputaran ekonomi di daerah masing-masing.
"Surat edaran Piala Dunia terkait Kepala Daerah ini kan Pak Menteri ingin agar pendapatan asli daerah ini terus naik, ekonomi daerah berputar. Salah satunya adalah bagaimana Kepala Daerah bisa menginisiasi nobar-nobar," ujar Bima di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Kamis (18/6/2026).
Bima mengatakan, sejauh ini para kepala daerah sangat antusias dengan adanya surat edaran untuk memfasilitasi masyarakat nobar Piala Dunia 2026.
"Ini kan bukan saja kemudian menyatukan anak-anak muda dalam satu forum-forum yang santai, tetapi juga menggairahkan perekonomian, targetnya ke sana. Dan kami apresiasi, kami ada di WAG di mana para kepala daerah itu melaporkan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ini, hal yang sederhana tapi sangat bermakna," katanya.
Ia berharap, dengan adanya momen Piala Dunia ini dapat dimanfaatkan oleh para kepada daerah agar terjadi pertumbuhan ekonomi.
"Menurut catatan kebijakan cuti bersama, long weekend itu kan mendorong ekonomi, menyumbang pertumbuhan ekonomi. Dan kita berharap momentum Piala Dunia, bukan saja nontonnya tetapi ekonominya juga," pungkasnya.
Simak Video "Video Brasil Hajar Skotlandia 3-0, Vinicius Brace"
(dir/dir)