Antusiasme masyarakat untuk menikmati Piala Dunia 2026 begitu besar. Ajang empat tahunan itu menjadi hajat besar bagi seluruh pecinta sepak bola dari berbagai penjuru dunia.
Selain masyarakat, banyak dari kepada daerah di tanah air pun antusias dan menikmati dari laga ke laga. Tak terkecuali Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.
Dari 48 negara yang ikut partisipasi di Piala Dunia 2026, Dony menjadikan Maroko sebagai jagoannya di ajang tersebut. Ia menilai Timnas dengan julukan 'Singa Atlas' itu dapat menjadi kuda hitam dan dapat menjadi kampiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya sekarang menjagokan Maroko. Walaupun saya fans Cristiano Ronaldo cinta mati," ujar Dony kepada detikJabar, Rabu (24/6/2026).
Memilih Timnas Maroko bukan tanpa alasan bagi Dony. Sebab, ia menilai seluruh negara dari berbagai penjuru dunia termasuk Maroko berpeluang menjadi juara.
"Jadi saya ingin ada yang baru yang menjuarai dan menampilkan kepada dunia bahwa semua negara itu bisa," katanya.
Sementara itu, terkait dengan surat edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, perihal kepala daerah memfasilitasi nonton bareng (nobar), Dony mengaku sudah melakukan hal tersebut.
Dony menegaskan, memfasilitasi nobar di setiap wilayah di Sumedang memiliki dampak positif bagi masyarakat. Dampak tersebut salah satunya menumbuhkan perputaran ekonomi baru selama ajang tersebut berlangsung.
"Udah, kami akan mengadakan itu. Jadi, begini ya, bukan hanya nobar-nya. Dengan nobar itu akan, arti pentingnya apa? Memberikan wahana bagi masyarakat, silaturahmi, yang kedua ekonomi, bergerak ekonomi. UMKM hadir," ungkapnya.
"Jadi itu arti pentingnya menyatukan masyarakat dalam sebuah event," tambahnya.
(Dwiky Maulana Velayati/yum)
