Nama Daerah Unik di Indonesia, Ada Koplak, Toket, hingga Pocong

Nama Daerah Unik di Indonesia, Ada Koplak, Toket, hingga Pocong

Tim detikTravel - detikJabar
Kamis, 18 Jun 2026 10:30 WIB
Gapura Dusun Koplak, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, di tepi jalan Jogja-Solo.
Gapura Dusun Koplak, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, di tepi jalan Jogja-Solo. (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)
Jakarta -

Sejumlah daerah di Indonesia punya nama yang nyeleneh hingga unik. Beberapa di antararnya bahkan akan membuat kamu mengernyitkan dahi pertanda heran.

Lantas, daerah mana saja yang punya nama unik? Berikut ini ulasan singkatnya seperti dikutip dari detikTravel:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Koplak

Pernahkah Anda membayangkan tinggal di sebuah dusun bernama Koplak? Bagi masyarakat di sekitar Jalan Kaliurang KM 14,5, Sleman, nama ini adalah keseharian.

Meski dalam bahasa pergaulan kata "koplak" kerap diidentikkan dengan perilaku konyol atau jenaka, Dusun Koplak berdiri tegak sebagai bagian dari lanskap geografis yang nyata di Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

2. Toket

Bergeser ke Pulau Garam, tepatnya di Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, terdapat sebuah desa bernama Toket. Bagi telinga orang awam, nama ini mungkin terdengar sedikit vulgar karena kerap diasosiasikan dengan bagian tubuh perempuan dalam bahasa slang yang tidak ditemukan di KBBI.

Namun, jangan salah sangka. Di balik namanya yang nyeleneh, Desa Toket adalah permata bagi para pencinta kain tradisional. Desa ini tersohor sebagai salah satu sentra penghasil batik berkualitas di Pamekasan.

3. Kebocoran

Tak kalah menarik, di Jawa Tengah terdapat Desa Kebocoran. Terletak sekitar 5 kilometer dari Alun-alun Purwokerto, nama desa ini tidak ada hubungannya dengan atap rumah yang tiris.

Konon, nama ini berakar dari legenda Raden Banyak Catra di Pasir Luhur. Dalam pelariannya sebagai Raden Kamandaka, ia dikisahkan mengalami luka parah. Darah yang mengalir deras dari tubuhnya digambarkan seolah-olah "bocor", yang kemudian menjadi asal-usul penamaan daerah tersebut.

4. Pocong

Jika Anda penakut, mungkin akan berpikir dua kali untuk berkunjung ke Desa Pocong di Bangkalan, Madura. Nama yang identik dengan hantu paling populer di Indonesia ini memang nyata adanya di Kecamatan Tragah.

Namun, lupakan suasana mencekam film horor; keseharian di Desa Pocong justru jauh dari kesan mistis. Mayoritas warganya hidup tenang dengan mengandalkan sektor pertanian sebagai napas ekonomi mereka.

5. Tutup

Keunikan berlanjut ke Kabupaten Blora, tepatnya di Kecamatan Tunjungan. Di sana terdapat Desa Tutup. Meski menyandang nama demikian, bukan berarti desa ini membatasi diri dari dunia luar.

Meskipun namanya Tutup tapi bukan berarti desa ini tertutup, ya, detikers. Kamu bisa datang sesukanya dan mengeksplorasi daerahnya. Desa ini tetap terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bertamu.

6. Kandang Sapi

Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar kata Kandang Sapi? Alih-alih sekadar tempat peternakan, Kandang Sapi adalah nama sebuah desa di Kecamatan Jenar, Sragen, Jawa Tengah.

7. Kasmaran

Terakhir, namanya mungkin terdengar melankolis. Namanya Desa Kasmaran. Terletak di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, nama desa ini seolah menyebarkan aura kasih sayang.

Konon kabarnya, nama Kasmaran ini diambil dari peristiwa Kasmarannya atau jatuh cintanya Raja Sumedang Larang dengan seorang wanita.

Artikel ini telah tayang di detikTravel. Simak selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2
(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads