Media sosial dihebohkan oleh narasi dugaan pungutan liar (pungli) di Taman Tegallega, Kota Bandung. Dalam video yang beredar, warga diharuskan membayar Rp 2.000 untuk bisa masuk ke taman tersebut.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @bandungterkini. Dalam tayangannya, tampak seorang pria yang hendak berkunjung ke Taman Tegallega, namun diwajibkan membayar Rp 2.000 untuk bisa masuk.
"Tah urang spill Tegallega, bisa asup teu nyak ayeuna tingalikeun (Nih kita spill Tegallega, bisa masuk enggak yah sekarang lihat yah)," kata seorang pria dalam rekaman video tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama kemudian, pria itu berhadapan dengan seorang pria paruh baya yang tampak tidak memakai baju. Pria tersebut lalu diminta membayar Rp 2.000 untuk masuk ke Taman Tegallega.
"Sabaraha (berapa)," ucap pria itu yang langsung dijawab tarifnya Rp 2 ribu untuk sekali masuk.
Video itu pun menuai sorotan di media sosial. Pasalnya, sejumlah warganet mengeluhkan tarif Rp 2.000 tersebut belum termasuk biaya parkir kendaraan setelah masuk ke area Taman Tegallega.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pun turut buka suara. Menurutnya, Taman Tegallega memang menerapkan biaya masuk resmi bagi setiap pengunjung yang datang.
"Kalau itu sebetulnya, taman publik khusus di Tegallega, itu memang ada bayaran masuknya. Sama seperti masuk ke Kolam Renang Tirtalega," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).
Menurut Farhan, biaya Rp 2.000 tersebut nantinya menjadi retribusi daerah sesuai dengan Perda Kota Bandung. Namun, ia memiliki keinginan agar Taman Tegallega bisa digratiskan bagi pengunjung yang datang.
"Saya lagi kaji bagaimana caranya supaya bisa gratis. Itu teh ada perwal-nya ternyata, ini saya lagi mau kaji dulu untuk bisa mencabutnya. Mudah-mudahan kita bisa gratis, ya," tuturnya.
"Cuma masalahnya memang sekarang, Tegallega ini fungsinya mix sekali, ya. Ada ruang terbuka hijaunya, ada sarana olahraganya, ada tempat wirausahanya, terus ada juga tempat pengolahan sampah. Jadi akan kita lagi tata ulang, lah, gitu," pungkasnya.
Simak Video "Video: Momen Pelaku Pungli di Lampung Kocar-kacir Dikejar Polisi"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
