Bocah Korban Pemerkosaan Ayah di Sukabumi Jalani Visum Hari Ini

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Sabtu, 06 Jun 2026 09:16 WIB
Foto: Ilustrasi pencabulan anak. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Sukabumi -

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi buka suara dan turun tangan menangani kasus dugaan pemerkosaan anak oleh ayah kandung di Kecamatan Surade.

DP3A menyatakan hari ini korban segera dievakuasi untuk menjalani visum et repertum guna memastikan kondisi luka yang dialaminya.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menegaskan bahwa pihaknya belum bisa mengonfirmasi kebenaran informasi viral yang menyebutkan alat vital korban mengalami robek parah hingga hanya diobati dengan kunyit. Kepastian tersebut mutlak harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dokter di rumah sakit.

"Hari ini mau dibawa kan, divisum. Jadi belum bisa memberikan informasi terkait dengan kekerasan seksualnya itu. Nanti hasil visum gimana, takut salah," ungkap Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).

Agus menjelaskan, langkah penanganan medis secara normatif ini harus segera dieksekusi. Pihaknya akan mendampingi langsung korban untuk mendapatkan pemeriksaan fisik komprehensif.

"Kalau bicara pemeriksaan itu, hari ini juga nanti dari pihak PPA itu merekomendasi untuk visum. Visum didampingi oleh DP3A ke rumah sakit. Secara normatifnya segera segitu walaupun bagaimana kita ke normatif," jelasnya.

Lebih lanjut, Agus memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan memfasilitasi seluruh pengobatan medis korban.

"Pastinya, kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan," imbuh dia.

Segala klaim sepihak di media sosial mengenai kondisi korban baru akan ditanggapi secara resmi setelah bukti medis keluar.

"Keterangan apapun yang penting diobati ya. Nanti sekalian ke rumah sakit divisum, baru kita diobati. Nah itu baru kita mengeluarkan statement, yang jelas," tambahnya.

Simak Video "Video: Komnas PA Surabaya Desak Hukuman Berat Pelaku Kekerasan Seksual Anak"


(sya/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork