Pedagang daging sapi di pasar tradisional Kota Bandung menggelar aksi mogok massal. Aksi ini dipicu imbauan "Libur Dagang Bersama" dari Asosiasi Peternak dan Pedagang Daging Sapi Nusantara (Apresiasi Nusantara) pada 17-18 Mei 2026.
Merespons situasi tersebut, Disdagin bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Perumda Pasar Juara melakukan pemantauan ke sejumlah pasar di Kota Bandung. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian pedagang daging sapi berencana menghentikan sementara aktivitas penjualan pada Senin hingga Selasa, 18-19 Mei 2026.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan kondisi tersebut berpotensi menyebabkan keterbatasan pasokan daging sapi di beberapa pasar tradisional di Kota Bandung.
"Hasil pemantauan di Pasar Kosambi, Ciroyom, Sederhana, dan Pasar Kiaracondong menunjukkan sebagian besar pedagang terpantau tidak berjualan. Sedangkan di beberapa pasar lainnya seperti Pasar Baru, Cihapit, dan Pasar Ujungberung, pedagang masih berjualan dengan stok yang terbatas," kata Ronny, Senin (18/5/2026).
Simak Video "Video: Tips Kurban Sehat, Bebas Derita Kolesterol dan Asam Urat"
(wip/mso)