Truk pengangkut gas alam bernomor polisi W 8115 US, ludes terbakar di ruas jalan Tol Cipularang jalur A atau dari arah Jakarta menuju Bandung, tepatnya di kilometer 93 wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 15.40 WIB.
Truk berisikan penuh gas itu sempat meledak dan terekam kamera warga di atas jembatan jalur tol. Api besar melumat seluruh bagian kendaraan, suara ledakan serta embusan api dari gas itu menyembur. Beruntung saat terjadi ledakan sopir truk sudah berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada kendaraan di sekitar lokasi yang terdampak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikJabar di lokasi kejadian, api sudah dapat dipadamkan tim pemadam dari Pemkab Purwakarta. Bangkai truk yang tersisa hanya bagian mobil berbahan besi serta tabung gas yang gosong.
Petugas tengah melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada api yang masih menyala dan tidak ada titik pemicu api kembali menyala atau meledak.
Menurut keterangan sopir truk, Kartiwa, kebakaran diduga dipicu kebocoran pada salah satu tabung gas yang kemudian tersulut panas mesin. Ia sempat berupaya menghentikan kendaraan dan menutup aliran pipa gas, namun api terlanjur membesar.
"Awalnya ada kebocoran dari tabung. Saya langsung minggir, coba nutup, tapi enggak keburu, sudah ada percikan api, mungkin api dipicu karena panas mesin," ujar Kartiwa kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).
Truk tersebut diketahui baru saja mengisi gas alam dari Stasiun Pengisian Gas Pasirjadi di wilayah Cipeundeuy, Subang, dan hendak mengantarkan muatan untuk kebutuhan memasak di sebuah pesantren di Bandung.
"Dari Pangkalan Pasirjadi, mau anter ke pondok pesantren di Bandung, diketahuinya bocoronya dis am gak jauh terus ke pinggir gak keburu nutup langsung keluar api," katanya.
Dalam kejadian ini, sang sopir mengalami luka bakar ringan di bagian tangan akibat upayanya menutup pipa gas saat kebakaran mulai terjadi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sementara menurut Kepala Induk PJR Tol Cipularang Kompol Djoko, pihaknya menerima laporan dan langsung melakukan penjagaan di sekitar lokasi serta melakukan pengaturan arus lalu lintas.
"Telah terjadi mobil tabung gas kebocoran percikan api sehingga terbakar. Sdah dipadamkan damkar, saat ini aman, tidak ada lagi api yang membahayakan. Sekarang sedang melakukan pendinginan gas. Setelah itu kita akan evakuasi kendaraan. Untuk lalin dibuka tiga lajur dan aman terkendali," pungkasnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran Kabupaten Purwakarta menerjunkan satu unit mobil damkar ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat tingginya risiko dari muatan gas yang mudah terbakar.
Arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang mulai terurai seiring sudah berhasilnya pemadaman truk terbakar ini.
(orb/orb)
