Pembatalan perjalanan kereta api jarak jauh bertambah sebagai dampak dari kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). Pembatalan ini dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan memastikan keselamatan perjalanan.
"Sebagai dampak dari kejadian ini, sejumlah perjalanan kereta api mengalami penyesuaian. KAI juga memberikan pengembalian bea tiket 100%, bagi pelanggan terdampak," tulis KAI.
Mengutip info resmi KAI, setidaknya hari ini ada 19 Kereta yang dibatalkan:
- 117B KA Gunungjati Cirebon-Gambir
- 56F-53F KA Purwojaya Cilacap - Gambir
- 58F-59F KA Purwojaya Gambir-Cilacap
- 143B KA Madiun Jaya Madiun-Pasarsenen
- 17 KAArgo Sindoro Semarang Tawang-Gambir
- 75B KA Mataram Solo Balapan-Pasarsenen
- 163 KA Gumarang Surabaya Pasarturi- Pasarsenen
- 149 KA Singasari Blitar-Pasarsenen
- 94-91 KA Jayabaya Malang - Pasarsenen
- 61B KA Manahan Solo Balapan- Gambir
- 257 KA Progo Lempuyangan-Pasarsenen
- 29F KA Argo Anjasmoro Surabaya Pasarturi-Gambir
- 175 KA Menoreh Semarang Tawang-Pasarsenen
- 138 KA Parahyangan Gambir-Bandung
- 137 KA Parahyangan Bandung-Gambir
- 20A KA Argo Muria Gambir-Semarang Tawang
- 21A KA Argo Muria Semarang Tawang-Gambir
- 2B KA Argo Bromo Anggrek Gambir-Surabaya Pasarturi
- 3B KA Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasirturi-Gambir.
"KAI memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi serta mengupayakan pemulihan perjalanan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan," tulis KAI.
Insiden kecelakaan ini terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan 14 penumpang meninggal dan 84 penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.
Artikel ini telah tayang di detikTravel. Baca selengkapnya di sini.
(ddn/yum)