Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kinerja petugas penyapu jalan di Kota Bandung yang dinilai belum optimal. Meski jumlah petugasnya mencapai ribuan orang, kondisi kebersihan kota dianggap belum menunjukkan perubahan signifikan.
Saat itu, Dedi Mulyadi bahkan secara terbuka mempertanyakan efektivitas kerja para petugas tersebut. Menurutnya, dengan jumlah yang mencapai 1.500 orang, seharusnya wajah Kota Bandung sudah jauh lebih bersih dan tertata.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pun merespons hal itu. Dari hasil evaluasi, ia tak menampik selama ini kinerja para petugas penyapu jalan di wilayahnya belum berlangsung dengan optimal.
Saat berbincang dengan wartawan di Balai Kota Bandung, Farhan mengakui kinerja para penyapu jalan masih jauh dari harapan. Salah satu contohnya, mereka kerap datang terlambat saat ditugaskan sesuai dengan jam kerjanya masing-masing.
"Jadi pas libur Nataru saya sudah meminta. Ini saya ngelihat kok tukang sapu enggak efektif ya. (Misalnya) Saya minta jam 4 pagi mulai, tapi ternyata setelah kita coba dorong berbagai macam, ketahuan, ternyata memang kontrolnya enggak pakai digital. Beda dengan Gaslah yang sudah sangat digital," kata Farhan, Kamis (23/4/2026).
Simak Video "Video: Dijanjikan Kompensasi oleh KDM, Puluhan Kios Liar Jalur Puncak Dirobohkan"
(ral/mso)