Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang tancap gas menekan angka stunting. Sebanyak 5.673 personel Tim Pendamping Keluarga (TPK) dikerahkan untuk mengawal kesehatan masyarakat.
Kepala DPPKB Kabupaten Karawang Imam Al Husaeri Bahanan menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan kasus tersebut. Langkah strategis ini masuk dalam perencanaan pembangunan tahun 2027 melalui optimalisasi peran TPK di lapangan.
"Upaya ini sejalan dengan instruksi Bupati Karawang selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). DPPKB menjadi salah satu garda terdepan di antara jajaran OPD lainnya untuk memastikan penanganan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran," kata Imam, saat ditemui detikJabar usai sosialisasi di Kelurahan Karawang Wetan, Kabupaten Karawang, Senin (20/4/2026).
Imam menjelaskan, penyediaan tenaga pendamping keluarga yang kompeten menjadi salah satu pilar utama DPPKB dalam program ini.
Simak Video "Video: Kepulauan Riau Raih Juara Terbaik Penurunan Kemiskinan dan Stunting"
(mso/mso)