Round-Up

Trauma Mendalam Sang Ibu Usai Bayinya Nyaris Tertukar di RSHS

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 15 Apr 2026 06:00 WIB
RSHS Bandung (Foto: Muklis Dinillah/detikcom).
Bandung -

Insiden bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung ternyata menyisakan trauma mendalam. Sang ibu, Nina Saleha (27), bahkan enggan kembali ke rumah sakit plat merah itu meski jadwal kontrol anaknya telah ditentukan.

Ya, Nina nampaknya masih belum bisa melupakan insiden pada Rabu (8/4/2026) itu. Nina bahkan melayangkan somasi ke RSHS demi mendapat kejelasan atas keresahan yang dia rasakan.

aDidampingi pengacaranya, Mira Widyawati, Nina sempat datang ke RSHS pada Senin (13/4) kemarin. Namun, mereka tak mendapat titik terang setelah mencoba bertemu dengan Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi.

Alhasil, pihak Nina kini memberi tenggat waktu tiga hari supaya RSHS merespons somasinya. Jika tidak direspons, Nina dan pengacaranya mengancam akan melaporkan kasus ini ke kepolisian.

"Surat somasi ini isinya poin-poin penting yang belum terungkap, dan kita kasih waktu 3x24 jam. Kalau tidak merespon maka kami akan melakukan pelaporan ke Bareskrim atau Polda Jabar," ungkap Mira, Selasa (24/4/2026).

Selain somasi, Nina juga berencana mengajukan tes DNA. Nina ingin memastikan bayi itu adalah buah hatinya, plus banyak pesan yang masuk melalui media sosial yang menyebutkan pernah mengalami kejadian serupa di RSHS.

"Betul, kita mau ajukan tes DNA, sejak peristiwa ini mencuat banyak DM yang lahir di RSHS bertanya-tanya soal anaknya dan banyak sekali kasus yang tidak terungkap. Kita juga minta korban bersuara terkait masalah bayi tertukar," jelasnya.

Simak Video "Menginap di Hotel Nyaman di Bandung, Menikmati Liburan "


(wip/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork