Lonjakan arus mudik di jalur Pantura Cirebon tak sekadar menyajikan pemandangan padatnya kendaraan. Di balik riuh deru mesin di jalanan, terselip kisah para petugas yang tetap bersiaga meski hari raya tiba.
Ketika banyak orang berkumpul bersama keluarga, mereka justru berada di pos pemantauan demi memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana itu terlihat di Pos Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon. Kendaraan melintas tanpa jeda, sementara di dalam pos, seorang pria tampak fokus mencatat setiap unit yang lewat.
Pria itu adalah Libo (46). Selama beberapa tahun terakhir, ia mengemban tanggung jawab sebagai pencacah kendaraan di tengah hiruk-pikuk arus mudik Lebaran.
"Sudah enam tahun saya bertugas sebagai petugas penghitungan saat arus mudik," ujar Libo di Kota Cirebon, Jumat (20/3/2026).
Baginya, Lebaran bukan berarti libur. Justru di saat itulah ia harus tetap siaga di posko. Momen hangat berkumpul bersama keluarga pun kerap terlewatkan.
Kerinduan untuk berkumpul bersama keluarga selalu ada, apalagi ia merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. "Yang dirindukan itu kumpul bareng saudara-saudara," ucap Libo.
Meski begitu, ia tetap berusaha membagi waktu, meski hanya di malam hari. "Buat keluarga paling malam hari. Karena setiap tahun saya selalu dapat tugas saat Lebaran," ujarnya.
Di balik pengorbanan itu, Libo menjalankan tugas yang menuntut ketelitian tinggi. Ia menghitung setiap kendaraan yang melintas, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan lainnya.
Saat musim mudik, beban kerja meningkat drastis. Jumlah kendaraan melonjak tajam, terutama menjelang hari H Lebaran. "Kemarin puncaknya saat siang itu sampai ribuan kendaraan dalam satu jam," katanya.
Kini, ia memanfaatkan aplikasi untuk membantu proses penghitungan. Namun, tantangan tetap ada, terutama saat arus kendaraan membeludak dalam waktu bersamaan.
"Kadang kita bingung menentukan jenis kendaraannya. Tapi untungnya kita dibagi dua orang," ucap Libo.
Kepada para pemudik yang tengah melakukan perjalanan, Libo mengimbau agar selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan. "Jika sudah merasa lelah, silakan beristirahat," jelas dia.
(orb/orb)










































