Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka hotline khusus bagi warga Jabar yang berada di Timur Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi dan keselamatan mereka tetap terpantau di tengah eskalasi konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar mengatakan, Gubernur Dedi Mulyadi meminta pihaknya membuka kanal aduan khusus berupa hotline. Jalur komunikasi ini disiapkan agar warga Jabar di Timur Tengah memiliki akses langsung untuk melaporkan kondisi mereka.
"Yang ada di Timur Tengah sekarang sedang menjadi perhatian pemerintah. Khususnya Jawa Barat, Pak Gubernur juga concern terhadap hal itu, fokus terhadap keselamatan warga Jawa Barat yang ada di sana," ucap Adi, Selasa (3/3/2026).
Langkah awal yang diambil adalah membuka hotline sebagai ruang komunikasi dua arah. Layanan ini bukan sekadar nomor telepon, melainkan pintu masuk bagi laporan, permintaan bantuan, hingga informasi situasi terkini dari warga di lapangan.
Simak Video "Video: Israel Gempur Lebanon, 112 Orang Tewas-837 Luka-luka"
(bba/mso)