Akses di Depan PN Bandung Ditutup Massa Buruh

Akses di Depan PN Bandung Ditutup Massa Buruh

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 29 Sep 2022 11:16 WIB
Massa buruh di depan PN Bandung.
Massa buruh di depan PN Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Akses Jalan LRE Marthadinata, Kota Bandung ditutup massa buruh perempuan korban PHK PT Masterindo Jaya Abadi. Mereka melakukan aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Pantauan detikJabar, Kamis (29/9/2022) mereka melakukan longmarch dari kawasan Masjid Pusdai ke PN Bandung. Arus lalu lintas di kawasan PN Bandung dialihkan pihak kepolisian.

Aksi ini digelar dalam rangka mengawal jelang pembacaan putusan pengadilan PHK terhadap kurang lebih 1000 orang karyawan PT Masterindo Jaya Abadi, Tanggal 5 Oktober 2022 mendatang.


"Aksi hari ini mengawal detik-detik pembacaan putusan Tanggal 5, terhadap gugatan teman-teman buruh PT Masterindo Jaya Abadi di Kota Bandung atas PHK yang dilakukan perusahaan berjumlah kuramg lebih 1.100 orang dan kasusnya sejak 2021 sampai hari ini belum selesai," kata Ketua DPD KSPSI Jawa Barat Roy Jinto Ferianto di PN Bandung.

Roy mengungkapkan, ada tiga pelanggaran dala kasus ini, pertama mengenai pesangon, kedua THR 2021 tidak dibayarkan dan ketiga upah mereka selama bekerja tidak dibayarkan.

"Kita mengawal dalam rangka persidangan di Pengadilan Industrial sehingga kita meminta pengadilan memutuskan yang seadil-adilnya dengan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan," ungkapnya.

Roy mengungkap alasan para buruh menggelar aksi di PN Bandung. Sebab Ketua PHI adalah Ketua PN Bandung.

"Kita kahawatir dengan ada kejadian hakim Mahkama Agung yang ditangkap KPK, tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut dalam kasus Masterindo yang besar kalau gugatan pesangonnya mencapai Rp 100 miliar lebih, kalau melihat potensi itu ada, kami ingatkan kepada ketua Pengadialan Negeri Bandung jangan main-main, sudah dua tahun tidak dapatkan hak dan mayoritas butuh wanita," jelasnya.

(wip/orb)