Respons Habib Bahar Usai Jaksa Ajukan Banding Vonis Ringan

Respons Habib Bahar Usai Jaksa Ajukan Banding Vonis Ringan

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Selasa, 23 Agu 2022 11:43 WIB
Habib Bahar bin Smith berucap syukur atas vonis 6 bulan 15 hari.
Habib Bahar bin Smith berucap syukur atas vonis 6 bulan 15 hari. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikJabar)
Bandung -

Pihak habib Bahar bin Smith buka suara terkait banding jaksa atas vonis ringan hingga penahanan diperpanjang. Hal itu dinilai sebagai upaya pembungkaman.

"Artinya kita kecewa, jaksa masih ngotot untuk membungkam habib Bahar. Hakim sudah luar biasa dengan putusan yang arif, bijaksana karena hakim melihat fakta persidangan," ucap Ichwan Tuankotta kuasa hukum Bahar kepada detikJabar, Selasa (23/7/2022).

Dia menilai putusan yang diberikan oleh hakim sudah sesuai dengan apa yang terungkap di persidangan. Sehingga, dengan adanya banding dari jaksa, dia menilai jaksa tak mengedepankan keadilan.


"Jaksanya begitulah, memaksakan kehendak terus. Kok jaksa tidak melihat dari sisi keadilan," katanya.

Atas adanya upaya banding ini juga membuat Bahar belum bisa bebas. Sebelumnya, jaksa menyebut ada putusan pengadilan tinggi (PT) Bandung yang meminta agar Bahar tetap ditahan selama 30 hari ke depan.

Ichwan meminta agar kliennya itu tetap dibebaskan meski ada upaya banding. Dia membandingkan dengan kasus Syahganda Nainggolan yang tetap dibebaskan meski ada upaya banding.

"Ada contoh. Harusnya jaksa kalau mau banding silakan tapi penahanannya itu bisa ditangguhkan, itu saja mintanya kita," tutur Ichwan.

Atas adanya upaya banding, pihak Bahar juga akan mengirimkan kontra memori banding.

"Iya, pasti. Cuma sekarang silakan saja jaksa banding tapi habib Bahar dibebaskan dulu dari penahanannya," kata Ichwan.

Seperti diketahui, Jaksa mengajukan banding atas vonis ringan terhadap habib Bahar bin Smith. Atas banding tersebut, Bahar belum bisa bebas dari bui.

"Jadi, pada saat sidang putusan, jaksa itu menyatakan pikir-pikir, tapi hari itu juga jaksa menyatakan banding, tapi bukan persidangan," ujar Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Sutan Harahap kepada detikJabar, Senin (22/8/2022).

Hakim sendiri menjatuhkan pidana 6 bulan penjara terhadap habib Bahar bin Smith. Bahar dinilai hakim menyebarkan berita yang belum jelas dan bisa berpotensi menimbulkan keonaran.

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa HB Assyaid Bahar bin Ali bin Smith dengan pidana penjara selama 6 bulan 15 hari," kata hakim.

Vonis yang diberikan majelis hakim tersebut lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Bahar dengan hukuman 5 tahun penjara.

(dir/yum)