Tipu Muslihat yang Menjerat Mahasiswi Cianjur Nyaris Jadi PSK

Ikbal Selamet - detikJabar
Selasa, 02 Agu 2022 06:30 WIB
Poster
Ilustrasi. (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Cianjur -

Bunga, seorang mahasiswi asal Cianjur terjebak lowongan kerja (Loker) palsu. Bahkan perempuan berusia 19 tahun ini nyaris dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di Jakarta.

Dia mengaku jika awalnya akan mencari pekerjaan sebagai babysitter. Namun kenyataannya, setelah sampai Jakarta, Bunga malah dibawa ke kafe remang-remang dan akan dijadikan PSK.

Bahkan saat dibawa menemui bos kafe untuk menjelaskan sistem kerjanya. Dia juga ditawari minuman beralkohol oleh seorang muncikari.


"Jadi sambil ngobrol sama bosnya itu saya ditawari minuman alkohol, katanya biar enak ngobrolnya dan menikmati suasananya. Tapi saya nolak, karena saya udah takut, ingin pulang. Ditambah saya memang tidak minum alkohol," kata dia, Senin (1/8/2022).

Menurutnya dalam obrolan tersebut, terungkap jika dirinya akan dijadikan PSK dengan bayaran sekitar Rp 170 ribu per jam.

"Nanti sistemnya tunggu tamu, kalau dapat tamu dibayarnya Rp 170 ribu per jam. Tapi saya bersikukuh tidak mau, karena saya mau kerja halal bukan jadi PSK," ungkapnya.

Dia mengungkapkan jika bos kafe juga sempat bertanya apakah Bunga masih perawan atau tidak dan sebelumnya mengetahui jika akan bekerja di tempat tersebut.

"Saya waktu itu jawab saya masih perawan, bos kafenya juga kaget dan menanyakan kenapa mau kerja di sini. Saya bilang saja, di lokernya itu babysitter bukan jadi PSK, makanya saya mau, kalau tahu dijadikan PSK pasti nolak dari awal," ujar dia.

Setelah terus meminta dipulangkan, akhirnya Bunga pun dibawa lagi ke penampungan yang tidak jauh dari kafe tersebut. Dia pun dipulangkan usai mengancam akan melaporkan ke polisi.

"Mungkin karena saya bawel ingin pulang, akhirnya saya dipulangkan ke Cianjur. Alhamdulillah bisa selamat dan tidak jadi PSK di sana," pungkasnya.

(ors/ors)