Kabar Nasional

Kebebasan Habib Rizieq Disambut Syukuran Keluarga di Petamburan

Tim detikNews - detikJabar
Rabu, 20 Jul 2022 11:24 WIB
Momen Habib Rizieq disambut di Petamburan.
Momen Habib Rizieq disambut di Petamburan. (Foto: Dok Istimewa)
Bandung -

Habib Rizieq Shihab menghirup udara di luar penjara, usai dinyatakan bebas bersyarat. Tim advokasi Habib Rizieq Shihab Aziz Yanuar mengungkapkan, kondisi Habib sehat.

"Alhamdulillah sehat terus juga senang lah alhamdulillah bisa kumpul sama keluarga, ketemu sama umat, sama masyarakat juga dan beliau bersyukur alhamdulillah," kata Azis seperti dikutip dari detikNews, Rabu (20/7/2022).

Azis mengatakan, tak ada kegiatan khusus yang akan dilakukan Habib Rizieq usai keluar dari penjara. Pihak keluarga hanya akan menggelar syukuran di kediaman Habib Rizieq.


"Tadi ada syukuran, kemudian ada sedikit pernyataan kami tim kuasa hukum dan juga habib dan juga silaturahmi ramah tamah kemudian makan bersama, sudah beliau istirahat seperti itu," ujarnya.

Azis juga menyampaikan terima kasihnya kepada beberapa pihak, seperti kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Kementerian Hukum HAM.

"Tapi pada dasarnya berterima kasih kepada semua pihak tanpa terkecuali baik dari Kemenkumham, kepolisian, Pak Kapolri, Kabag Tahti, Karutan Bareskrim dan juga karutan l Copinang, lapas dan pihak Kemenkumham RI kanwil dan seluruh pihak juga tim kuasa hukum tanpa terkecuali para ahli hukum yang sudah membantu kita maksimal," ucap Azis.

Diketahui Habib Rizieq Shihab sebelumnya dinyatakan bebas bersyarat. Kemenkumham menyatakan masa percobaan bebas bersyarat Habib Rizieq sampai 10 Juni 2024

"Habis masa percobaan: 10 Juni 2024," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Rika Aprianti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/7).

Habib Rizieq mendapatkan pembebasan bersyarat pada 20 Juli 2022. Habib Rizieq ditahan sejak 12 Desember 2020, sedangkan ekspirasi akhir 10 Juni 2023.

"Bahwa yang bersangkutan telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan hak remisi dan integrasi sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 117)," kata Rika Aprianti.

Kemenkumham menjelaskan bahwa Habib Rizieq Shihab mulai ditahan dengan putusan hakim sebagai berikut:

a. Tindak Pidana I (Kekarantinaan Kesehatan) diputus pidana penjara selama 8 (delapan) bulan.
b. Tindak Pidana II (Kekarantinaan Kesehatan) diputus pidana denda Rp20.000.000,00 subsider 5 (lima) bulan kurungan (denda sudah dibayar).
c. Tindak Pidana III (Menyiarkan Berita Bohong) diputus pidana penjara selama 2 (dua) tahun.

(yum/yum)