Cerita Peternak Domba & Tukang Bakso yang Bermimpi Jadi Taruna Akpol

Inkana Izatifiqa R Putri - detikJabar
Senin, 04 Jul 2022 11:31 WIB
Dedi Mulyadi & Sultan Gunung Jati
Foto: Istimewa
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi belum lama ini bertemu pelajar kelas 3 SMAN Cibatu bernama Sultan Gunung Jati Kurnia Farma. Pertemuan ini berawal saat Dedi menghentikan ibu-ibu yang berboncengan motor tanpa mengenakan helm.

Lebih membahayakan lagi, ibu tersebut dibonceng pada tebeng modifikasi yang berada tepat di samping motor. Rupanya, motor tersebut digunakan keduanya untuk mengantarkan bakso ke warung dan pasar sekaligus mencari rongsokan.

"Saya bikin usaha bakso, sebungkus dijual Rp 2.500. Pulangnya sambil keliling cari rongsokan pakai motor ini," ujar salah seorang ibu bernama Kurniasih dalam keterangan tertulis, Senin (4/7/2022).


Kurniasih mengaku meski memiliki 10 orang anak, namun ia tetap bekerja karena tak mau merepotkan mereka. Dari kesepuluh anaknya, Kurniasih membanggakan anak kesembilan yang bernama Sultan Gunung Jati Kurnia Farma. Baginya, Sultan merupakan tulang punggung keluarga karena kerap membantu orang tua.

"Dia setengah dua pagi bangun anterin dagangan ke pasar. Terus pulang dari pasar dia ngengkol, bikin bakso ngegiling. Paginya jam 6 dia baru berangkat sekolah," katanya

Saat ditemui Dedi, Sultan mengatakan ia memiliki cita-cita untuk masuk menjadi taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Kepada Dedi, Sultan pun menceritakan kesehariannya yang sering membantu ibu sejak pukul 1.00 WIB untuk mengantarkan ke pasar dan menjual bakso yang digilingnya sendiri.

Jika sedang libur, sepulang dari pasar, Sultan pun membantu ibunya menggiling dan mencetak bakso untuk dijual esok harinya.

"Sultan kan nabung beli domba. Kadang kalau pulang dari pasar suka ngambil sayur sisa untuk domba. Kandang dombanya juga bikin sendiri. Dulu dombanya lima sekarang sisa tiga karena hilang di sawah," kata Sultan.

"Setiap hari sekarang latihan lari, atletik kadang di sekitar rumah, kadang di Lapangan Purnawarman. Tahun depan pengen masuk Akpol," kata Sultan.

Mendengar hal ini, Dedi pun mengaku bangga dengan upaya Sultan. Sebab, jarang sekali anak muda seusianya rela bangun pagi untuk membantu orang tua. Ditambah, ia memiliki keinginan untuk menjadi seorang peternak.

"Kamu tuh serius? Gak malu? Kamu tuh anak muda, ganteng loh. Jarang loh anak muda, seusia kamu paling main HP sama motor. Apalagi kamu ganteng begini," ujar pria yang akrab disapa Kang Dedi ini.

Soal keinginan Sultan menjadi Akpol, Dedi pun mengingatkan untuk terus melatih fisik dan menjaga pola hidup sehat.

"Teruskan latihan fisik, jangan merokok," katanya.

Usai ditelusuri, Dedi mengatakan Sultan memang berasal dari keluarga berada. Namun, sang ibu selalu mengajarkan hidup sederhana sehingga agar nantinya anak-anak dapat menjadi pekerja keras dan kreatif.

"Ibu kamu hebat. Ternyata orang kaya punya tanah di mana-mana, rumah saja di pinggir jalan tapi hidup sederhana. Orang kaya tapi hidup prihatin, bukan orang miskin yang pura-pura kaya. Walaupun mamah tanahnya banyak kamu jangan bergantung, tetap bertekad tidak akan ambil sejengkal tanah pun, itu sebagai motivasi. Apalagi kalau nanti lulus Akpol," ucap Dedi.

Dedi pun mengakui Sultan adalah contoh anak muda yang kelak akan sukses. Menurutnya, didikan orang tuanya dapat membuat Sultan tumbuh menjadi sosok pemuda pekerja keras dan kreatif.

Di kesempatan tersebut, Dedi pun lantas menawarkan Sultan yang tengah libur untuk menginap di rumahnya. Di sana, Sultan akan diajarkan cara mengelola peternakan yang bersih dan sehat, bahkan tak menyisakan bau.

"Jadi nanti kalau kamu piara sapi sudah tahu ilmunya, kemudian nanti belajar mengolah kotoran jadi pupuk supaya bermanfaat sehingga kandangnya tidak bau," ujarnya.

Tak hanya itu, Dedi pun mendoakan agar Sultan dapat meraih cita-citanya sebagai Akpol. "Ini anak muda keren. Semoga kelak kamu menjadi perwira polisi yang jujur dan mengayomi," pungkas Dedi.



Simak Video "Arie Kriting-Abdur Kritik Candaan Megawati soal Tukang Bakso dan Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)