Puisi Hari Santri 2026 tentang Perjuangan Ulama dan Cinta Tanah Air

Puisi Hari Santri 2026 tentang Perjuangan Ulama dan Cinta Tanah Air

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Rabu, 21 Okt 2026 08:00 WIB
Sejumlah santri membawa poster saat mengikuti apel Hari Santri Nasional 2025 di Taman Elektrik, Kota Tangerang, Banten, Rabu (22/10/2025). Apel yang diikuti ribuan santri dari berbagai pesantren dan perguruan Islam tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 bertema Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Peringatan Hari Santri 2025 di Taman Elektrik, Kota Tangerang, Banten. Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Jakarta -

Setiap tahunnya, 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional. Peringatan Hari Santri Nasional ini ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015 silam.

Keppres ini didasari atas tiga pertimbangan, salah satunya adalah untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan perjuangan ulama dalam mempertahankan NKRI, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu cara memperingati Hari Santri adalah dengan membuat dan membacakan puisi, terutama mengenai perjuangan ulama dan sikap cinta Tanah Air.

Kumpulan Puisi tentang Hari Santri

Berikut adalah kumpulan puisi tentang perjuangan ulama dan cinta Tanah Air untuk menyambut peringatan Hari Santri Nasional yang dihimpun dari buku Puisi Adalah Senjata karya Gagak Lumayung dan Kumpulan Puisi Sahabat Kecilku oleh Susilawati dkk.

ADVERTISEMENT

Rintik Hujan Mengalun Tauhid

Karya Manaqib

Bertitik-titik air langit meneteskannya

Menyapu halaman depan tempatku berpuisi

Membuat sejuk, bangkitkan bulu roma

Rintik hujan mengalun

Berdiskusi...

Dalam malam zikir pun mengiringi

Beribu umat berlomba menghamba

Pendidikan hati Sang Guru memberi

Mengenal Tuhan: mengesakan-Nya...

Sang Guru terus membuah mutiara

Terlihat jelas kemuliaannya

Rintik hujan mulai berhenti syahid

Perlahan-lahan tanamkan tauhid...

"Laa llaaha Illalah ...."

Kang Santri

Kang Santri...

Kau yang menimba ilmu agama suci

Kau yang bertekad dalam hati

Tuk perluas wawasan Islami.

Kang Santri ...

Kau, kusebut demikian

Kau istiqomah dalam mengaji

Kau perjuangkan kemuliaan.

Kang Santri ...

Kau menjaga tata krama

Kau hormati para Kiai

Kau penerus para Ulama.

O... engkau, kusebut Kang Santri...

Namamu ranum di dalam hati

Kau tegakkan kalam Ilahi

Kau pewaris perjuangan Nabi ....

Tanah Airku

Tanah yang kucintai

Dengan segenap hatiku

Selalu ku banggakan

Selalu kucintai

Tanah Airku

Tempat aku terlahir

Tempat aku dibesarkan

Kan ku kenang semasa hidupku

Indonesia Tanah Airku

Begitu banyak pulau

Begitu banyak adat istiadat

Dan agama yang beragam

Berkibarlah bendera

Di atas Tanah Airku Indonesia

Janganlah pernah turunkan bendera

Ingatlah perjuangan prajurit-prajurit Indonesia

Merah Putih

Di negeri yang kaya dengan warisan

Bersemangat dalam perbedaaan

Dari Sabang sampai Merauke

Merah putih berkibar dengan kekar

Melambangkan keberanian

Melambangkan keadilan

Bhineka Tungal Ika sebagai lambang

Bersatu dalam perbedaan yang indah

Dengan semangat yang bergejolak

Berkibarlah sang merah putih

Serentak kita bangun

Meraih impian Indonesia

Bangunlah Indonesiaku

Bangunlah bangsaku

Mari kita merawat warisan leluhur



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads