Kemenag Buka Suara soal Ceramah Habib Alwi Assegaf yang Viral

Kemenag Buka Suara soal Ceramah Habib Alwi Assegaf yang Viral

Dwi Rahmawati - detikHikmah
Rabu, 21 Okt 2026 14:45 WIB
Gedung Kantor Kemenag RI
Foto: Dok. Kemenag RI
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) angkat bicara mengenai seruan boikot penceramah Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf. Boikot itu mencuat usai potongan video ceramahnya yang diduga memuat kelakar tak pantas dan merendahkan martabat perempuan viral di media sosial.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa esensi dakwah dalam Islam tidak sekadar menyampaikan ajaran agama, melainkan juga memberikan keteladanan yang baik melalui tutur kata maupun perilaku sehari-hari.

"Dalam Islam, selain berfungsi menyampaikan pesan keagamaan, dakwah juga memberikan keteladanan melalui tutur kata dan perilaku. Rasulullah SAW adalah rujukan agung bagaimana dakwah Islam dijalankan," ujar Thobib saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/10/2026), dikutip dari detikNews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Thobib mengingatkan seluruh dai dan penceramah di Indonesia untuk senantiasa menjaga etika, terlebih saat tampil di ruang publik. Ia menggarisbawahi agar materi ceramah maupun gurauan yang dibawakan tidak melukai perasaan atau melecehkan kehormatan pihak mana pun.

"Karena itu, setiap penceramah atau dai yang berbicara di ruang publik hendaknya senantiasa menjaga etika dalam menyampaikan materi ceramah, termasuk dalam menggunakan humor agar tidak merendahkan atau melukai martabat orang lain," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Menanggapi langkah tegas MUI yang mengimbau masyarakat untuk memboikot dan tidak lagi mengundang Habib Alwi, Kemenag menyatakan sikap menghormati keputusan lembaga ulama tersebut. Kemenag berharap majelis ilmu tetap menjadi sarana edukasi yang menyejukkan.

"Terkait polemik yang berkembang, Kemenag mencermati aspirasi dan respons masyarakat. Kami pun menghormati peran MUI sebagai mitra pemerintah dalam membimbing umat. Harapannya, ruang dakwah dan majelis keagamaan tetap menjadi ruang yang menyejukkan, mendidik, serta memperkuat penghormatan terhadap sesama," tambahnya.

Sebelumnya, seruan tegas disampaikan oleh Wakil Ketua Umum MUI yang juga Rais Syuriah PBNU, KH M Cholil Nafis. Kiai Cholil menilai isi ceramah Habib Alwi sudah melampaui batas kesantunan, bahkan berpotensi mencoreng citra dakwah Islam di mata publik.

"Sodare-sodare, jangan undang lagi dan tak usah diikuti majelisnya orang model gini ya," tulis Kiai Cholil dalam unggahan di akun X (Twitter) pribadinya, @cholilnafis, dikutip dari situs resmi MUI, Selasa (20/10/2026).

Kiai Cholil menegaskan bahwa status sosial atau latar belakang keagamaan seseorang tidak bisa dijadikan pembenaran atas penyampaian dakwah yang tidak beretika.

"Begini ini mau apapun statusnya tak layak menjadi penceramah. Bikin rusak agama dan manusia dengan ceramah model gini. Boro-boro menyebarkan Islam, malah ini yang merusak Islam," ujar Kiai Cholil.

Polemik ini bermula saat potongan video penceramah yang diidentifikasi warganet sebagai Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf menyebar luas di ranah digital. Dalam rekaman tersebut, sang penceramah mulanya sesumbar mengenai tarif ceramahnya yang dipatok paling murah sebesar Rp 75 juta.

Suasana kian panas ketika ia melontarkan gurauan di depan publik yang menyasar para santriwati dan jemaah emak-emak. Secara terbuka, ia meminta santri perempuan keluar dari kelas untuk ia pilih sebagai calon istri keempat.

"Keluarkan santri-santri perempuan. Santri laki-laki gue udah eneg. Perempuan, keluarin ane mau pilih. Mudah-mudahan ada santri perempuan yang mau saya jadiin istri keempat," ucap penceramah dalam rekaman video tersebut.

Tak hanya itu, ia juga melontarkan kelakar yang mengomentari fisik jemaah lansia berusia di atas 60 tahun secara kurang sopan.

"Nggak ada pahalanya ceramah depan emak-emak, ngotor-ngotorin mata. Tapi kalau perawan seger. Maaf-maaf nih, ane begini, aye tukang becanda," kelakarnya yang kini berujung pada kecaman luas dan seruan boikot.

Artikel ini telah terbit di detikNews dengan judul Kemenag Ingatkan Etika Berdakwah Usai Viral Ceramah Habib Alwi Assegaf.



(hnh/lus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads