Pemukim Israel Kembali Bakar Masjid di Tepi Barat

Pemukim Israel Kembali Bakar Masjid di Tepi Barat

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 15 Okt 2026 15:30 WIB
fire png burning flame Isolated on a black background
Ilustrasi kebakaran. Foto: Getty Images/wirot pathi
Jakarta -

Pembakaran masjid oleh pemukim Israel kembali terjadi di Palestina, tepatnya di Desa Mikhmas, Tepi Barat. Mereka membakar sebuah masjid dan mencoret dinding luarnya.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/10/2026). Menurut keterangan seorang warga Palestina di Mikhmas, Atta Kanaan, yang tinggal 50 meter dari masjid yang dibakar itu, dia mendengar suara pecahan kaca pada tengah malam. Kanaan langsung mendatangi bangunan tersebut.

"Api berkobar hebat, dan kami pun memanggil pemadam kebakaran. Para pemuda bergegas membantu kami dengan alat pemadam api, dan kami berhasil mengendalikan sebagian api sebelum kobaran tersebut melahap seluruh masjid," ujarnya menurut laporan AFP dilansir Arab News, Kamis (15/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, militer Israel menyatakan tentara sudah dikerahkan ke Mikhmas menyusul laporan terkait aksi vandalisme dan pembakaran masjid serta kerusakan sebuah kendaraan.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada tersangka yang teridentifikasi," kata pihak militer sambil mengatakan penyelidikan terkait hal itu telah dimulai.

Dalam sebuah rekaman video terlihat api sudah menghanguskan karpet di bagian dalam masjid dan menyebabkan warna hitam menyeruak pada dinding-dinding masjid. Terdapat pula slogan-slogan bahasa Ibrani yang ditulis menggunakan cat pada dinding luar masjid.

Kanaan menuturkan para pemukim bahkan membakar sebuah mobil. Dalam beberapa pekan terakhir, penduduk desa sudah berpatroli malam karena khawatir para pemukim akan membakar rumah-rumah warga, terutama yang terletak di pinggiran desa.

Sebagai informasi, Mikhmas terletak di Tepi Barat bagian tengah di antara Ramallah dan Yerusalem, dekat dengan beberapa pos pemukiman Israel yang penghuninya berulang kali menyerang komunitas tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Ketua Dewan Nasional Palestina Rouhi Fattouh menyebut serangan pembakaran terhadap masjid yang dilakukan pemukim Israel adalah tindakan biadab dan eskalasi berbahaya dalam terorisme yang dilakukan para pemukim.

Kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dilaporkan telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir. Serangan-serangan tersebut mencakup kekerasan fisik, pencurian lahan dan hasil pertanian, serta vandalisme terhadap tempat ibadah, rumah, dan bangunan lainnya.



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads