Tata Cara Sholat Taubat 2 Rakaat atau Lebih, Mana yang Dianjurkan?

Tata Cara Sholat Taubat 2 Rakaat atau Lebih, Mana yang Dianjurkan?

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Selasa, 13 Okt 2026 05:00 WIB
Muslim woman pray on hijab praying with Koran on mat indoors
Ilustrasi sholat taubat. Foto: Getty Images/iStockphoto/think4photop
Jakarta -

Hakikat seorang manusia tidak pernah luput dari salah dan lupa. Hendaklah seorang manusia tidak terlarut dalam rasa bersalah dan berikhtiar memohon ampun. Sejatinya, Allah SWT Maha Pemaaf bila manusia bersungguh-sungguh dalam bertaubat. Namun, manakah yang dianjurkan dalam Islam, mengerjakan Sholat Taubat 2 rakaat atau lebih?

Tata Cara Sholat Taubat

Mengutip buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar karya Neni Nuraeni, pada dasarnya tidak ada batasan baku mengenai jumlah rakaat Sholat Taubat. Sholat dilakukan secara munfarid (sendiri), dengan minimal dua rakaat sampai enam rakaat. Sholat ini juga bisa dilakukan kapan saja selama tidak bertepatan dengan waktu yang diharamkan untuk sholat.

Tata cara sholat taubat mengutip buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoirunnisa sama seperti sholat sunnah lainnya, yaitu sebagai berikut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Membaca niat dalam hati

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

ADVERTISEMENT

Ushalli sunnatat taubatu rak'ataini lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat Sholat Taubat 2 rakaat karena Allah Ta'ala"

2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca surah Al-Fatihah
5. Membaca surah pendek
6. Rukuk, iktidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud
7. Bangkit berdiri untuk rakaat kedua, kemudian mengulangi gerakan sholat seperti pada rakaat pertama
8. Duduk tasyahud akhir pada rakaat kedua
9. Membaca tahiyat akhir
10. Salam

Usai salam, hendaknya tidak terburu-buru menyelesaikan ibadah. Duduk lebih lama, beristighfar, dan berdoa memohon ampunan kepada Allah SWT. Adapun istighfar dan doa yang bisa dibaca adalah sebagai berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُوْرًا

Astaghfirullahal 'azhimalladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaihi taubata 'abdin zhalimin la yamliku linafsihi dharran wa la naf'an wa la mautan wa la hayatan wa la nusyuran

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezaliman, yang tiada lagi mempunyai untuk dirinya sendiri madharat ataupun manfaat, mati, hidup ataupun kebangkitan dari kematian nanti."

Kemudian lanjutkan dengan bacaan berikut:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ. خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى صِدْقِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka wa ana 'ala shidqika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzubika min syarri ma shana'tu abu'ulaka bini'matika 'alayya wa abu'u bidzanbi faghfirli fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Dan aku akan senantiasa berada dalam ketentuan (kebenaran)-Mu dan janji-Mu semampu yang aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang telah aku perbuat. Aku datang (bernaung) kepada-Mu dengan segala nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku. Aku datang kepada-Mu dengan segala dosa-dosaku, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa (hamba) kecuali Engkau."

Keutamaan Sholat Taubat

Keutamaan sholat taubat dijelaskan dalam hadits Abu Bakar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Tiada seorang pun yang berdosa, kemudian ia berwudhu, lalu sholat serta memohon ampun kepada Allah, melainkan ia diampuni-Nya."

Kemudian, Nabi SAW membaca ayat yang artinya, "Orang-orang yang mengerjakan keburukan atau menganiaya diri sendiri, lalu ingat kepada Allah serta memohon ampun atas dosa-dosanya. Siapa lagi yang kuasa mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Mereka tidak terus-menerus berbuat dosa setelah mengetahui. Maka, untuk mereka ini disediakan balasan pahala ampunan dari Tuhannya serta surga yang mengalir beberapa sungai di bawahnya. Mereka tetap berdiam di sana untuk selama-lamanya." (HR Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Majah, Baihaqi, dan Tirmidzi)

Mengutip dari buku Hidup Tenang dan Dikejar-kejar Rezeki karya Zainal Abidin, terdapat enam fadhilah dari Sholat Taubat, yaitu:

  1. Mendapat kelembutan hati
  2. Latihan mengendalikan emosi dengan baik
  3. Dikalungkan cahaya oleh Allah SWT
  4. Diampuni dosa yang telah dilakukan dan sesudahnya
  5. Menemukan dirinya di hadapan Allah SWT
  6. Jasmani dan rohani terjaga dari penyakit dan dosa



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads