Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dan dijaga oleh Rasulullah SAW. Puasa ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut di setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15.
Anjuran puasa ini bersandar pada hadits berikut, "Wahai Abu Dzar, jika engkau mau puasa tiga hari dari satu bulan maka berpuasalah pada hari 13, 14, dan 15." (HR Ahmad dan Tirmidzi)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi umat Islam yang ingin mengerjakan puasa Ayyamul Bidh, simak jadwal pelaksanaannya pada bulan Oktober 2026 melalui uraian berikut ini.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Oktober 2026
Menurut Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Kemenag RI, Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, dan Kalender Almanak NU, jadwal puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026/Jumadil Awal 1448 H jatuh pada:
- Sabtu, 24 Oktober 2026: 13 Jumadil Awal 1448 H
- Minggu, 25 Oktober 2026: 14 Jumadil Awal 1448 H
- Senin, 26 Oktober 2026: 15 Jumadil Awal 1448 H
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Puasa Ayyamul Bidh diawali dengan niat. Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahan bahasa Indonesia yang disadur dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa karya Ali Amrin al-Qurawy.
نَوَيْتُ صَوْمَ يوم الْبِيْضُ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.
Arab-latin: Nawaitu shauma yaumul biidh sunnatal lillaahi-ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah yaumul bidh (hari putih) karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh tiga hari setiap bulan memiliki keutamaan besar. Mengutip buku Rahasia Puasa Sunah karya Ahmad Syahirul Alim, berikut keutamaan yang akan didapat apabila mengerjakan puasa Ayyamul Bidh.
1. Melaksanakan Sunnah Rasulullah
Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, bahkan beliau menyarankan untuk tidak pernah melewatkannya.
Dari Abu Darda, ia berkata, "Kekasihku (Rasulullah SAW) berwasiat kepadaku dengan tiga perkara, aku tidak akan meninggalkannya selama aku hidup: berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, dua rakaat duha, dan tidak tidur sampai aku salat witir." (HR Bukhari)
2. Seperti Puasa Setahun Penuh
Puasa Ayyamul Bidh memiliki ganjaran yang amat besar di sisi Allah SWT. Disebutkan dalam hadit, orang yang rutin puasa Ayyamul Bidh nilainya seakan-akan ia telah berpuasa sepanjang tahun.
"Barang siapa yang berpuasa setiap bulan sebanyak tiga hari, itulah shiyamud dahr (puasa sepanjang tahun)." Lalu Allah SWT membenarkan sabdanya dengan menurunkan ayat; "Barang siapa yang mendatangkan satu kebaikan maka baginya ganjaran sepuluh kali lipatnya." Satu hari puasa, seperti tiga puluh hari." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
