5 Ayat tentang Gunung yang Mengingatkan Kebesaran Allah

5 Ayat tentang Gunung yang Mengingatkan Kebesaran Allah

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 08 Sep 2026 11:02 WIB
Ilustrasi gunung berapi erupsi.
Ilustrasi gunung berapi. Foto: Gemini AI Ilustrasi gunung berapi erupsi.
Jakarta -

Ayat Al-Qur'an tentang gunung mengingatkan akan kebesaran Allah SWT. Gunung digambarkan sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT yang berperan penting dalam kehidupan di bumi.

Kebanyakan ayat-ayat tersebut menceritakan tentang fenomena alam yang berkaitan dengan gunung, seperti gunung meletus. Al-Qur'an memberi gambaran kondisi gunung ketika terjadi kiamat.

Dinukil dari buku Dimensi Sains Al-Qur'an karya Muhamma Arifin, terdapat sebuah ayat suci yang menjelaskan tentang gerak gunung. Meski terlihat diam, sebetulnya gunung bergerak sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5 Ayat tentang Gunung dalam Al-Qur'an

1. Surah An Naml Ayat 88

وَتَرَى ٱلْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِىَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِ ۚ صُنْعَ ٱللَّهِ ٱلَّذِىٓ أَتْقَنَ كُلَّ شَىْءٍ ۚ إِنَّهُۥ خَبِيرٌۢ بِمَا تَفْعَلُونَ

Artinya: "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

ADVERTISEMENT

Masih dari buku yang sama, ayat di atas mengisyaratkan sunatullah yang ada di alam raya. Gerak gunung yang disebutkan bukan gerak yang dilakukan oleh gunung, melainkan gerak yang mengikuti gerak bumi karena gunung jadi bagian paling menonjol di atas permukaan bumi.

Menurut Tafsir Kementerian Agama RI, setidaknya ada dua perbedaan tafsir pada ayat ini. Ahli ulama falak menyebut ayat tersebut berkaitan dengan fenomena alam di dunia, bukan kiamat. Menurut mereka, dalam ayat tersebut bumi berputar seperti planet-planet lain pada garis edar yang telah ditentukan, hanya saja manusia penghuni bumi tidak merasakannya.

Sementara itu, pendapat lainnya menyebut surah An Naml ayat 88 berkaitan dengan hari kiamat. Gunung-gunung akan diterbangkan di udara seperti jalannya awan, atau dalam ayat lain seperti bulu ditiup oleh angin.

2. Surah Al Muzzammil Ayat 14

يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ وَكَانَتِ ٱلْجِبَالُ كَثِيبًا مَّهِيلًا

Artinya: "(Ingatlah) pada hari (ketika) bumi dan gunung-gunung berguncang keras dan gunung-gunung itu menjadi seperti onggokan pasir yang tercurah."

Dijelaskan dalam Tafsir Kemenag RI, surah Al Muzzammil ayat 14 berkaitan dengan azab ketika hari bumi diguncang sekeras-kerasnya. Ini mengakibatkan gunung dan bukit menjadi berserakan, bercerai berai seperti tumpukan pasir yang beterbangan.

3. Surah Al Kahfi Ayat 47

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ ٱلْجِبَالَ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا

Artinya: "(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung (untuk dihancurkan) dan engkau melihat bumi itu rata. Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia) dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka."

Masih dari Tafsir Kemenag RI, pada surah Al Kahfi ayat 47 dijelaskan terkait peristiwa hari kiamat. Pada hari itu, Allah SWT mencabut gunung-gunung dari cengkeraman bumi sehingga hancur menjadi debu lalu diterbangkan ke udara sebagaimana Allah SWT menerbangkan awan.

Keadaan bumi tampak polos, tak ada lagi sisa-sisa benda peradaban manusia. Pohon-pohon kayu, sungai-sungai, dan laut yang selama ini terdapat di permukaan bumi musnah. Semua manusia tampak jelas di hadapan Allah SWT, tak ada satu pun yang menutupi keadaan mereka.

4. Surah At Takwir Ayat 3

وَإِذَا ٱلْجِبَالُ سُيِّرَتْ

Artinya: "Dan apabila gunung-gunung dihancurkan."

Dalam Tafsir Kemenag RI diterangkan pada surah At Takwir ayat 3 gunung-gunung dihancurkan setelah dicabut dari bumi, diterbangkan di angkasa ketika terjadinya gempa dahsyat sehingga gunung-gunung itu terlepas dari dasarnya dan dilemparkan di angkasa layaknya awan yang ditiup angin laksana kapas.

5. Surah Al Mursalat Ayat 10

وَإِذَا ٱلْجِبَالُ نُسِفَتْ

Artinya: "Dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu."

Melalui surah Al Mursalat ayat 10, Allah SWT menyebut gunung-gunung dihancurkan menjadi debu seperti ditafsirkan dalam Tafsir Kemenag RI. Pada ayat lainnya disebutkan kedatangan hari kiamat menyebabkan gunung-gunung berterbangan bagai kapas atau bulu yang diterbangkan angin atau dihancurkan sehancur-hancurnya.

Wallahu a'lam.



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads