Maulid Nabi 2026 Jatuh pada 25 Agustus, Bertepatan dengan Tahun Berapa Hijriah?

Maulid Nabi 2026 Jatuh pada 25 Agustus, Bertepatan dengan Tahun Berapa Hijriah?

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Jumat, 21 Agu 2026 17:45 WIB
Ilustrasi Maulid Nabi
Foto: magnific/Magnific
Jakarta -

Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum penting bagi umat Islam yang ditujukan untuk mengenang semasa hidup Rasulullah SAW. Lantas, peringatan Maulid Nabi tahun 2026 bertepatan dengan tahun berapa Hijriah?

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah, yakni bulan ketiga menurut penanggalan kalender Hijriah.

Menurut buku Sejarah Terlengkap Peradaban Dunia tulisan Rizem Aizid, Tahun Gajah dikenal sebagai peristiwa besar yaitu serangan pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrahah, gubernur Yaman di bawah kekuasaan Kerajaan Habasyah (Abyssinia).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan penelitian ulama terkenal, Muhammad Sulaiman Al-Manshurfuri dan peneliti astronomi, Mahmud Basya, sebagaimana tertulis dalam kitab Sirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri, kelahiran Rasulullah SAW bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 bulan April tahun 571 M.

Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada hari Senin. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim:

ADVERTISEMENT

Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Senin. Beliau menjawab:
"Itulah hari aku dilahirkan, dan pada hari itu pula aku diutus atau diturunkan wahyu kepadaku." (HR Muslim)

Dalam buku Sejarah Agama Manusia karya Mohammad Zazuli, Nabi Muhammad SAW lahir sebagai yatim karena sang ayah meninggal dunia 7 bulan sebelum beliau lahir.

Dua tahun pertama, Nabi Muhammad SAW tinggal dengan ibu susuannya, Halimah As-Sa'diyah dalam keluarga Badui di padang gurun sesuai dengan tradisi kala itu.

Pada usia 6 tahun ibu kandung beliau yang bernama Siti Aminah meninggal sehingga Nabi Muhammad SAW menghabiskan masa kecilnya sebagai anak yatim piatu. Muhammad kecil kemudian diasuh oleh sang kakek, Abdul Muthalib.

Maulid Nabi 2026 Berapa Hijriah?

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), perayaan Maulid Nabi Muhammad 25 Agustus 2026 bertepatan dengan tahun 1448 H. Dengan demikian, peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW tahun ini jatuh tepat pada tanggal 12 Rabiul Awal 1448 H.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini sekaligus menjadi waktu bagi umat Islam untuk berselawat untuk memanjatkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain menjadi hari yang diperingati umat Islam dengan berbagai kegiatan keagamaan, 25 Agustus 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional. Ketetapan tersebut tercantum dalam Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Sejarah Penanggalan Islam

Menurut Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar yang diungkapkan oleh Kemenag RI, penanggalan hijriah tersusun melalui proses musyawarah para sahabat pada masa Khalifah Umar bin Khattab untuk memenuhi kebutuhan administrasi pemerintahan yang kala itu semakin berkembang.

Dalam musyawarah tersebut, Sayyidina Ali bin Abi Thalib mengusulkan agar peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah ditetapkan sebagai titik awal kalender Islam.

Usulan ini mendapat kesepakatan bersama sehingga peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah menjadi titik tolak kalender Islam yang dikenal sebagai kalender Hijriah.

Kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan (qamariyah), sementara kalender Masehi didasarkan pada peredaran matahari (syamsiyah). Atas perbedaan sistem penanggalan ini, kalender Hijriah lebih pendek kurang lebih 11 hari setiap tahunnya dibandingkan dengan kalender Masehi.

Satu Tahun dalam Kalender Islam

Disebutkan dalam buku Formulasi Kalender Hijriah oleh Dr. Anisah Budiwati, M.S.I dan Dr. Ahmad Izzudin, berikut adalah dua belas bulan yang terdapat dalam satu tahun kalender Hijriah:

Muharram, artinya bulan yang disucikan.

Safar, artinya bulan yang dikosongkan.

Rabiul Awal, artinya musim semi pertama.

Rabiul Akhir, artinya musim semi kedua.

Jumadil Ula, artinya musim kering pertama.

Jumadil Sani, artinya musim kering kedua.

Rajab, artinya bulan pujian.

Sya'ban, artinya bulan pembagian.

Ramadan, artinya bulan yang sangat panas.

Syawwal, artinya bulan berburu.

Zulqadah, artinya bulan istirahat.

Zulhijjah, artinya bulan ziarah.



(lus/lus)
Maulid Nabi

Maulid Nabi

135 konten
Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi satu hari besar Islam yang jatuh pada September 2024. Peristiwa penting dalam sejarah Islam ini dilakukan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads