Sholawat Ya Nabi Salam Alaika Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Arti

Sholawat Ya Nabi Salam Alaika Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Arti

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Rabu, 19 Agu 2026 06:30 WIB
Muslims prayer namaz in mosque sunlight from window
Ilustrasi Membaca Sholawat Ya Nabi Salam Alaika. Foto: Getty Images/mgstudyo
Jakarta -

Sholawat Ya Nabi Salam 'Alaika merupakan salah satu bacaan sholawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang paling populer di Indonesia.

Menurut penjelasan dalam buku Institusi dalam Khazanah Budaya dan Keislaman Madura karya Umar Faruk dan Eko Purwanto, sholawat Ya Nabi Salam 'Alaika merupakan salah satu syair yang terdapat dalam kitab Maulid Al-Barzanji karya Imam Abu Ja'far Al-Barzanji.

Imam Al-Barzanji adalah seorang ulama besar pada masa Kekhalifahan Utsmaniyah yang terkenal sebagai pengarang syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teks Sholawat Ya Nabi Salam 'Alaika

Bacaan Arab Sholawat Ya Nabi Salam Alaika

Berikut bacaan lengkap sholawat Ya Nabi Salam Alaika dalam tulisan Arab:

ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻲ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ - ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝْ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ

ADVERTISEMENT

ﻳَﺎ ﺣَﺒِﻴﺐْ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ - ﺻَﻠَﻮَﺍﺕُ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﻠَﻴْﻚَ

ﺃَﺷﺮَﻕَ ﺍﻟﺒَﺪْﺭُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ - ﻓَﺎﺧْﺘَﻔَﺖْ ﻣِﻨْﻪُ ﺍﻟﺒُﺪُﻭْﺭُ

ﻣِﺜْﻞَ حُسْنِك ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﺎ - ﻗَﻂُّ ﻳَﺎ ﻭَﺟْﻪَ ﺍﻟﺴُّﺮُﻭْﺭِ


ﺃَﻧْﺖَ ﺷَﻤْﺲٌ ﺃَﻧْﺖَ ﺑَﺪْﺭٌ - ﺃَﻧْﺖَ ﻧُﻮْﺭٌ ﻓَﻮْﻕَ ﻧُﻮْﺭٍ

ﺃَﻧْﺖَ ﺇِﮐْﺴِﻴْﺮُ ﻭَﻏَﺎﻟِﻲ - ﺃَﻧْﺖَ ﻣِﺼْﺒَﺎﺡُ ﺍﻟﺼُّﺪُﻭْﺭِ


ﻳَﺎ ﺣَﺒِﻴْﺒِﯽ ﻳَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪ - ﻳَﺎﻋَﺮُﻭْﺱَ ﺍﻟﺨَﺎﻓِﻘَﻴْﻦِ

ﻳَﺎ ﻣُﺆَﻳَّﺪْ ﻳَﺎﻣُﻤَﺠَّﺪْ - ﻳَﺎ ﺇِﻣَﺎﻡَ ﺍﻟﻘِﺒْﻠَﺘَﻴْﻦِ


ﻣَﻦْ ﺭَﺃَﯼ ﻭَﺟْﻬَﻚَ ﻳَﺴْﻌَﺪْ - ﻳَﺎﮔﺮِﻳْﻢَ ﺍﻟﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ

ﺣَﻮْﺿُﻚَ ﺍﻟﺼَّﺎﻓِﯽ ﺍﻟﻤُﺒَﺮَّﺩْ - ﻭِﺭْﺩُﻧَﺎ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻨُّﺸُﻮْﺭِ


ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﺎ ﺍﻟﻌِﻴْﺲَ ﺣَﻨَّﺖْ - ﺑِﺎﻟﺴُّﺮَﯼ ﺇِﻻَّ ﺇِﻟَﻴْﻚَ

ﻭَﺍﻟﻐَﻤَﺎﻣَﻪ ﻗَﺪْ ﺃَﻇَﻠَّﺖْ - ﻭَﺍﻟﻤَﻼَ ﺻَﻠُّﻮﺍ ﻋَﻠَﻴْﻚَ


ﻭَﺃَﺗَﺎﻙَ ﺍﻟﻌُﻮﺩُ ﻳَﺒْﮑِﻲ - ﻭَﺗَﺬَﻟَّﻞْ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻳْﻚَ

ﻭَﺍﺳْﺘَﺠَﺎﺭَﺕْ ﻳَﺎﺣَﺒِﻴْﺒِﻲ - ﻋِﻨْﺪَﻙَ ﺍﻟﻈَّﺒْﻲُ ﺍﻟﻨُّﻔُﻮْﺭُ


ﻋِﻨْﺪَﻣَﺎ ﺷَﺪُّﻭْﺍ ﺍﻟﻤَﺤَﺎﻣِﻞ - ﻭَﺗَﻨَﺎﺩَﻭﺍ ﻟِﻠﺮَّﺣِﻴْﻞِ

ﺟِﺌْﺘُﻬُﻢْ ﻭَﺍﻟﺪَّﻣْﻊُ ﺳﺂﺋِﻞْ - ﻗُﻠْﺖُ ﻗِﻒْ ﻟِﯽ ﻳَﺎ ﺩَﻟِﻴْﻞُ


ﻭَﺗَﺤَﻤَّﻞْ ﻟِﻲ ﺭَﺳﺂﺋِﻞْ - ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﺸَّﻮْﻕُ ﺍﻟﺠَﺰِﻳْﻞُ

ﻧَﺤْﻮَﻫَﺎﺗِﻴْﻚَ ﺍﻟﻤَﻨَﺎﺯِﻝِ - ﻓِﯽ ﺍﻟﻌَﺸِﻲِّ ﻭَﺍﻟﺒُﮑُﻮْﺭِ


ﮐُﻞُّ ﻣَﻦْ ﻓِﯽ ﺍﻟﮕﻮْﻥِ ﻫَﺎﻣُﻮﺍ - ﻓِﻴْﻚَ ﻳَﺎ ﺑَﺎﻫِﻲ ﺍﻟﺠَﺒِﻴْﻦِ

ﻭَﻟَﻬُﻢْ ﻓِﻴْﻚَ ﻏَﺮَﺍﻡُ - ﻭَﺍﺷْﺘِﻴَﺎﻕُ ﻭَﺣَﻨِﻴْﻦُ


ﻓِﻲ ﻣَﻌَﺎﻧِﻴْﻚَ ﺍﻷَﻧَﺎﻡُ - ﻗَﺪْ ﺗَﺒَﺪَّﺕْ ﺣﺂﺋِﺮِﻳْﻦَ

وَصَلَاةُ اللَّهِ تَغْشَا - عَدَّ تَحْرِيْرِ السُّطُوْرِ


أَحْمَدَ الهَادِی مُحَمَّدْ - صَاحِبَ الوَجْهِ المُنِيرِ

اَنْتَ لِلرُّسُلِ خِتَامُ - اَنْتَ لِلْمَوْلٰى شَكُوْرُ


عَبْدُكَ المِسْكِينُ يَرْجُو - فَضْلَكَ الجَمَّ الغَفِيْرَ

فِيْكَ قَدْ اَحْسَنْتُ ظَنِّي - يَابَشِيْرُ يَانَذِيْرُ


فَاَغِثْنِي وَاَجِرْنِي - يَا مُجِيْرُ مِنَ السَّعِيْرِ

يَاغَيَاثِي يَامَلَاذِي - فِي مُهِمَّاتِ الاُمُوْرِ


سَعِدَ عَبْدٌ قَدْ تَمَلّٰى - وَانْجَلٰى عَنْهُ الحَزِيْنُ

فِيْكَ يَا بَدْرٌ تَجَلّٰي - فَلَكَ الوَصْفُ الحَسِيْنُ


لَيْسَ اَزْكٰى مِنْكَ اَصْلًا - قَطُّ يَا جَدَّ الحُسَيْنِ

فَعَلَيْكَ اللّهُ صَلّٰى - دَآئِمًا طُوْلَ الدُّهُوْرِ


يَا وَلِيَّ الحَسَنَاتِ - يَا رَفِيْعَ الدَّرَجَاتِ

كَفِّرْ عَنِّيَ الذُّنُوبَ - وَاغْفِرْ عَنِّي السَّيِّئَاتِ


اَنْتَ غَفَّارُ الخَطَيَا - وَالذُّنُوْبِ المُوْبِقَاتِ

اَنْتَ سَتَّارُ المَسَاوِي - وَمُقِيْلُ العَثَرَاتِ


عَالِمُ السِّرِّ وَاَخْفٰى - مُسْتَجِيْبُ الدَّعَوَاتِ

رَبِّ فَارْحَمْنَا جَمِيْعًا - بِجَمِيْعِ الصَّالِحَاتِ


Bacaan Latin Sholawat Ya Nabi Salam Alaika

Ya nabi salam 'alaika

Ya rasul salam 'alaika

Ya habib salam 'alaika

Sholawatullah 'alaika

Asyraqal badru 'alaina

Fahtafat minhul buduru

Mistla husnik ma ra-aina

Qattu ya wahjas sururi


Anta syamsun anta badrun

Anta nurun fauqa nuri

Anta iksirun wa ghali

Anta mishbahus shuduri


Ya habibi ya Muhammad

Ya 'arusyal khafiqaini

Ya muayyad ya mumajjad

Ya imamal qiblataini


Man ro-aa wajhaka yas'ad

Yaa kariimal waalidaini

Haudlukash-shoofîl mubarrod

Wirdunaa yauman-nusyuuri


Maa ro-ainaal 'iisa hannat

Bissuraa illaa ilaika

Wal ghomaamah qod adhollat

Wal malaa sholluu 'alaika


Wa ataakal 'uudu yabkii

Wa tadzallal baina yadaika

Wastajaarot yaa habiibii

'Indakadh-dhobyun-nufuuru


'Indamaa syadduul mahaamil

Wa tanaadau lirrohiili

Ji'tuhum waddam'u saail

Qultu qif lii yaa daliilu


Wa tahammal lî rosaa-il

Ayyuhaasy-syauqul jaziilu

Nahwa haatiikal manaazil

Fîl 'asyiyyi wal bukuuri


Kullu man fîl kauni haamuu

Fîka yaa baahîl jabiini

Wa lahum fîka ghoraamun

Wasytiyaaqun wa haniinu


Fii ma'aanîkal anaamu

Qod tabaddat haa-iriina

Wa sholaatullaahi taghsyaa

'Adda tahriiris-suthuuri


Ahmadal haadii Muhammad

Shoohibal wajhil muniiri

Anta lirrusuli khitaamu

Anta lil maulaa syakuuru


'Abdukal miskiinu yarjuu

Fadlakal jammal ghofiiru

Fiika qod ahsantu dhonnii

Ya basyiiru yaa nadziiru


Fa aghitsnii wa ajirnii

Yaa mujiiru minas sa'iiri

Yaa ghoyaatsii yaa malaadzii

Fii muhimmaatil umuuri


Sa'da 'abdun qod tamallaa

Wanjalaa 'anhul haziinu

Fiika yaa badrul tajalla

Falakal washful hasiinu


Laisa azkaa minka ashlan

Qotthu yaa jaddal husaini

Fa 'alaikallahu shollaa

Daa-iman thuulad duhuuri


Yaa walii yal hasanaati

Yaa rofii'ad darojaati

Kaffir 'anniyadz dzunuuba

Waghfir 'annis sayyi-aati


Anta ghoffaarul khothoyaa

Wa dzunuubil muubiqooti

Anta sattarul masaawi

Wa muqiilul 'atssarooti


'Aalimus sirri wa akhfaa

Mustajiibud da'awaati

Robbi farhamnaa jamii'a

Bijamii'is shoolihaati

Arti Sholawat Ya Nabi Salam Alaika

Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu,

Wahai Rasul salam sejahtera untukmu.

Wahai kekasih,

Salam sejahtera untukmu dan Sholawat (rahmat) Allah untukmu.


Bulan purnama telah terbit menyinari kami,

Pudarlah purnama-purnama lainnya.

Belum pernah aku lihat keelokan sepertimu,

Wahai orang yang berwajah riang.


Engkau bagai matahari,

Engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya

Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya,

Engkaulah pelita hati.


Wahai kekasihku, wahai Muhammad,

Wahai pengantin tanah timur dan barat (sedunia).

Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu),

Wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.


Siapapun yang melihat wajahmu pasti berbahagia,

Wahai orang yang mulia kedua orang tuanya.

Telagamu jernih dan dingin,

Yang akan kami datangi kelak di hari kiamat.


Belum pernah unta putih berbalur hitam

Berdenting berjalan malam hari kecuali unta yang datang kepadamu.

Awan tebal memayungimu,

Seluruh tingkat golongan manusia mengucapkan sholawat kepadamu.


Pohon-pohon datang kepadamu

Menangis bersimpuh merasa hina di hadapanmu.

Kijang gesit datang memohon keselamatan kepadamu wahai kekasih.


Ketika serombongan berkemas dan menyerukan untuk berangkat.

Kudatangi mereka dengan berlinang air mata seraya kuucapkan tunggulah wahai pemimpin rombongan.


Bawakan aku surat yang berisikan kerinduan yang mendalam

Membawakan ke tempat yang jauh ketika petang dan paginya.


Setiap orang di jagad raya ini bingung (karena sangat rindu) kepadamu wahai orang yang bersinar kedua keningnya.


Mereka terpikat, tergila-gila dan meronta-ronta denganmu tentang sifatmu.

Para makhluk berbeda pendapat dan bingung (tidak mampu menyifati dengan sempurna)


Dan sholawat Allah semoga tercurah untuk Ahmad sang petunjuk yaitu Nabi Muhammad pemilik wajah yang bersinar.


Engkau penutup para Nabi, engkau syukur dari para hamba.

Budakmu yang miskin mengharapkan keutamaan yang besar.


Padamu aku bersangka baik, wahai pemberi kabar gembira, wahai pemberi peringatan.

Maka tolonglah aku, selamatkanlah aku, wahai sang penyelamat dari api neraka.


Wahai penolong, wahai pelindung dalam urusan-urusan genting.

Bahagianya hamba merasa senang, hilanglah darinya kesedihan.


Padamu nampak purnama, padamu ada sifat yang indah.

Tidak ada yang lebih bersih asalnya sama sekali dari padamu wahai kakeknya Hasan dan Husain.


Allah haruskan sholawat untukmu selamanya sepanjang masa.

Wahai Allah penguasa kebaikan-kebaikan, wahai Allah yang Maha tinggi kedudukannya.


Palingkan dariku dosa, dan ampunilah keburukan-keburukanku.

Engkau Maha Pengampun kesalahan-kesalahan dan dosa yang membinasakan.

Engkau Maha Penutup aib-aib, dan pemaaf atas kesalahan-kesalahan.

Engkau Maha Tahu yang samar dan tersembunyi, yang mengabulkan doa-doa.

Ya Allah ya tuhanku kasihilah kami semua dengan seluruh kebaikan-kebaikan

Hukum Berdiri saat Membaca Sholawat

Berdasarkan kitab Maulid Simtudduror yang ditulis oleh Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, Ya Nabi Salam 'Alaika sering disebut sebagai sholawat dalam mahalul qiyam.

Mengutip NU Online, berdiri saat membaca sholawat Ya Nabi Salam 'Alaika hukumnya mubah dan dipandang sebagai perbuatan yang baik (istihsan).

Berdiri saat membaca sholawat ini merupakan bentuk akhlak kepada Rasulullah SAW, sekaligus wujud ta'dzim dan kegembiraan atas kelahiran pembawa rahmat bagi semesta alam.

Dalam kitab I'anatu at-Thalibin, Sayid Bakri bin Sayid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi menjelaskan tentang tradisi mahalul qiyam:

"Sudah menjadi tradisi bahwa ketika mendengar kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut-sebut, orang-orang akan berdiri sebagai bentuk penghormatan bagi rasul akhir zaman. Berdiri seperti itu didasarkan pada istihsan (anggapan baik) sebagai bentuk penghormatan bagi Rasulullah SAW. Hal ini dilakukan banyak ulama terkemuka panutan umat Islam."



(inf/inf)
Maulid Nabi

Maulid Nabi

135 konten
Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi satu hari besar Islam yang jatuh pada September 2024. Peristiwa penting dalam sejarah Islam ini dilakukan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads