6 Amalan Bulan Safar dan Bacaan Doanya yang Bisa Dikerjakan Muslim

6 Amalan Bulan Safar dan Bacaan Doanya yang Bisa Dikerjakan Muslim

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 15 Jul 2026 14:48 WIB
Ilustrasi bulan Safar.
Ilustrasi bulan Safar (Foto: Gemini AI Ilustrasi bulan Safar.)
Jakarta -

Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah. Banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan muslim pada bulan Safar.

Menurut buku Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Hijriyah karya Ida Fitri Shohibah, arti Safar adalah kosong. Beberapa orang memaknai kata Safar sebagai kuning.

Masyarakat Arab menamakan Safar karena dahulu mereka sering meninggalkan rumah untuk menyerang musuh pada bulan ini. Ada juga pendapat yang menyatakan Safar merupakan sejenis angin yang hawanya panas dan menyerang bagian perut serta mengakibatkan orang yang terkena menjadi sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masyarakat Arab jahiliah beranggapan Safar sebagai bulan yang penuh keburukan dan kesialan. Hal ini tentu tidak sesuai dengan ajaran Islam karena semua bulan dianggap baik dalam syariat.

Rasulullah SAW melalui hadits menyebut tidak ada kesialan pada bulan Safar, dia berkata:

ADVERTISEMENT

"Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah, tidak ada kesialan karena burung hantu, tidak ada kesialan pada bulan Safar." (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad)

Amalan Bulan Safar yang Bisa Dikerjakan Muslim

Ada sejumlah amalan bulan Safar yang dapat dilakukan muslim. Berikut pembahasannya yang dikutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid.

1. Sedekah

Amalan pertama ketika Safar yang bisa dilakukan muslim adalah sedekah. Sebetulnya, sedekah bisa dilakukan setiap waktu.

Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya:

"Setiap yang baik itu sedekah." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Abi Syaibah)

2. Puasa Sunnah

Puasa sunnah termasuk amalan bulan Safar yang dapat dilakukan muslim. Beberapa puasa sunnah yang bisa dikerjakan yaitu puasa Senin Kamis dan puasa sunnah Ayyamul Bidh pada 13, 14 dan 15 Safar.

3. Membaca Doa Bulan Safar

Menurut penelusuran detikHikmah, tidak ada tuntunan dari Rasulullah SAW untuk mengamalkan doa bulan Safar. Namun, terdapat doa yang berasal dari riwayat Abdullah bin Amr RA saat ditanya sahabat agar dipalingkan dari segala bentuk kesialan.

Doa bulan Safar ini dishahihkan oleh Al Albani melalui Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah. Berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ لاَ خَيْرَ إِلاَّ خَيْرُكَ وَلاَ طَيْرَ إِلاَّ طَيْرُكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ

Allahumma laa khaira illa khairuka wa laa thaira illa thairuka wa laa ilaaha ghairuka

Artinya: "Wahai Allah, tidak ada kebaikan melainkan kebaikan-Mu, tidak ada kesialan kecuali kesialan yang engkau takdirkan dan tidak ada sembahan selain-Mu." (HR Ahmad)

4. Mengerjakan Ibadah Rutin

Amalan lain ketika Safar yaitu mengerjakan ibadah rutin seperti salat wajib dan salat sunnah. Contoh salat sunnah seperti tahajud, witir, duha, dan lain sebagainya.

5. Berdoa dan Berzikir

Berdoa dan berzikir jadi amalan lain yang bisa dilakukan ketika Safar. Sejatinya, kedua amalan ini dapat dilakukan setiap waktu, Allah SWT berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 41-42,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا ﴿٤١﴾ وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."

6. Sholat Tolak Bala

Ada juga amalan sholat tolak bala pada bulan Safar. Sholat sunnah ini dilakukan sebanyak dua rakaat.

Namun, detikHikmah tidak menemukan dalil spesifik dalam Al-Qur'an dan hadits shahih mengenai anjuran sholat tolak bala. Ulama yang membolehkan pengerjaan amalan ini menganjurkan dilakukan sebagai sholat sunnah mutlak atau sholat hajat untuk mohon perlindungan Allah SWT.



(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads