- Sholat Dhuha Jam Berapa?
- Sampai Kapan Sholat Dhuha Bisa Dikerjakan?
- Waktu Terbaik Sholat Dhuha
- Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar
- Niat Sholat Dhuha: Arab, Latin dan Arti 1. Niat Sholat Dhuha Dua Rakaat 2. Niat Sholat Dhuha Empat Rakaat
- Doa Setelah Sholat Dhuha 1. Doa Setelah Sholat Dhuha Versi Panjang 2. Doa Setelah Sholat Dhuha Versi Pendek
Sholat Dhuha adalah amalan sunnah yang dilakukan pagi hari sebelum waktu Zuhur. Salah satu keutamaan ibadah ini adalah melancarkan rezeki muslim.
Perintah sholat Dhuha tertuang dalam hadits Nabi SAW, beliau bersabda:
"Di pagi hari ada kewajiban bagi seluruh persendian kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Demikian juga amar ma'ruf dan nahi mungkar adalah sedekah. Semua ini bisa dicukupi dengan melaksanakan sholat Dhuha sebanyak dua rakaat." (HR Muslim)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah rakaat sholat Dhuha adalah dua sampai 12 rakaat. Diterangkan dalam buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh Ustaz Arif Rahman, terdapat hadits dari Aisyah RA yang menyebut sholat Dhuha bahkan bisa dikerjakan dengan empat rakaat.
"Rasulullah mengerjakan sholat Dhuha hanya empat rakaat, dan beliau menambah berapa yang dikehendakinya." (HR Muslim)
Sholat Dhuha Jam Berapa?
Sholat Dhuha bisa dikerjakan setelah matahari naik sepenggalah. Dengan begitu, ibadah sunnah ini bisa mulai dikerjakan sekitar pukul 7 pagi seperti diterangkan dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha oleh Huriyah Huwaida.
Perlu dipahami, jika matahari belum terbit maka sholat Dhuha tidak boleh dilakukan. Amalan tersebut baru sah dikerjakan setelah matahari terbit dengan sempurna.
Sampai Kapan Sholat Dhuha Bisa Dikerjakan?
Batas waktu sholat Dhuha adalah setelah matahari condong ke barat. Ketentuan ini merujuk pada pendapat mayoritas ulama, termasuk mazhab Syafi'i dan Hanbali yang dinukil dari buku Fiqh Bersuci dan Sholat Sesuai Tuntunan Nabi tulisan Abu Utsman Kharisma.
Syaikh Ibnu Utsaimin melalui Syarh Al Arba'in An Nawawiyah terjemahan Umar Mujtahid, batas waktu sholat Dhuha 5-10 menit sebelum matahari tergelincir ke barat atau waktu zawal. Tetapi, rata-rata waktu Dhuha di Indonesia berakhir pukul 11 siang atau sekitar pukul setengah 12 siang.
Waktu Terbaik Sholat Dhuha
Merujuk pada sumber yang sama, waktu terbaik mengerjakan sholat Dhuha yaitu pada pertengahan waktu antara terbitnya matahari hingga masuk Zuhur. Apabila matahari terbit pukul 6 pagi dan zuhur pukul 12 siang, maka waktu terbaik sholat Dhuha adalah sekitar pukul 9 pagi. Wallahu a'lam.
Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar
- Mengucapkan niat sholat Dhuha
- Niat dalam hati bersamaan takbiratul ihram
- Membaca doa Iftitah
- Membaca surah Al-Fatihah
- Membaca surah dalam Al-Qur'an
- Rukuk
- Itidal atau berdiri untuk melakukan sujud
- Sujud
- Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
- Sujud kedua
- Berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua
- Membaca surah Al-Fatihah
- Membaca surah dalam Al-Qur'an
- Rukuk
- Itidal
- Sujud
- Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
- Sujud kedua
- Tahiyat
- Salam
Jika sholat Dhuha dikerjakan empat rakaat dengan satu salam, tata caranya sama. Hanya saja, tidak ada tahiyat pada rakaat kedua dan tahiyat dilakukan pada rakaat keempat sebelum salam. Jadi, sholat Dhuha empat rakaat dilaksanakan satu kali salam pada rakaat akhir tanpa putus.
Niat Sholat Dhuha: Arab, Latin dan Arti
Berikut bacaan niat sholat Dhuha dua dan empat rakat yang dikutip dari buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim Sehari-hari tulisan Muhammad Habibillah.
1. Niat Sholat Dhuha Dua Rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat Dhuha dua rakaat, karena Allah ta'ala."
2. Niat Sholat Dhuha Empat Rakaat
أصَلَّى سُنَّةَ الضُّحَى اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ آدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnata dhuhaa arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku niat sholat sunat dhuha empat rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Doa Setelah Sholat Dhuha
Setidaknya ada dua macam doa setelah sholat Dhuha yang bisa diamalkan muslim. Berikut bacaannya yang dinukil dari buku Bertambah Kaya & Berkah dengan Shalat Dhuha susunan Khalillurahman El Mahfani.
1. Doa Setelah Sholat Dhuha Versi Panjang
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ishmata 'ishmatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.
Artinya: "Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
2. Doa Setelah Sholat Dhuha Versi Pendek
Doa ini berasal dari Aisyah RA. Dikatakan Nabi Muhammad SAW membacanya sebanyak 100 kali.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Allahummaghfirli wa tub 'alayya innaka antat tawwabur rahim.
Artinya: "Ya Allah, ampuni dosa saya dan terimalah taubat saya. Sesungguhnya Engkau maha penerima tobat dan Maha Pengampun."
(aeb/inf)

Komentar Terbanyak
Iran Berencana Bentuk NATO Versi Islam, Ajak Saudi dan Turki
Tukang Tambal Ban Rela Utang demi Haji, Kini Dilunasi Pemerintah-UEA
MUI Godok Naskah Akademik RUU Pidana LGBT