Bulan Muharram 2026 Sampai Tanggal Berapa? Ini Kalendernya

Bulan Muharram 2026 Sampai Tanggal Berapa? Ini Kalendernya

Hanif Hawari - detikHikmah
Selasa, 23 Jun 2026 16:15 WIB
Tradisi malam satu Suro bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram. Malam satu Suro menandakan awal bulan pertama kalender Jawa. Apa itu malam satu Suro?
Ilustrasi bulan Muharram. Foto: Getty Images/pictafolio
Jakarta -

Sebagai salah satu bulan yang paling dimuliakan dalam Islam, datangnya bulan Muharram selalu disambut dengan sukacita oleh kaum Muslim. Masuknya bulan Muharram juga menandai bergantinya tahun dalam kalender Hijriah menjadi 1448 Hijriah.

Bagi yang ingin merencanakan agenda ibadah, puasa sunnah, atau sekadar mencocokkan penanggalan, penting untuk mengetahui kapan persisnya bulan mulia ini dimulai dan berakhir. Yuk, simak kalender lengkapnya di bawah ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapan 1 Muharram 1448 H Dimulai?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Kementerian Agama RI dan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional 2026, Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan hari tersebut sebagai hari libur nasional. Penetapan ini sama dengan ormas Islam Muhammadiyah yang berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal.

Namun lain halnya dengan Nahdlatul Ulama (NU). Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Keputusan itu diambil setelah tidak terlihatnya hilal awal Muharram.

ADVERTISEMENT

Bulan Muharram 2026 Sampai Tanggal 15 Juli

Dalam penanggalan Hijriah, jumlah hari dalam satu bulan bisa berumur 29 hari atau 30 hari, tergantung pada posisi hilal. Jika bulan Muharram 1448 H berlangsung penuh selama 30 hari, maka bulan Muharram 2026 diperkirakan akan habis pada 15 Juli 2026.

Dengan kata lain, keesokan harinya yaitu 16 Juli 2026, umat Islam sudah memasuki 1 Shafar 1448 H. Hal ini juga terlihat pada kalender Hijriah yang dikeluarkan Kementerian Agama melalui Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam.

Bagi umat Islam yang mengikuti kalender NU, maka ada selisih sehari dengan pemerintah dan Muhammadiyah.

Kalender Bulan Muharram 2026

Berikut kalender Muharram 1448 H mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Kementerian Agama RI.

  • 1 Muharram: 16 Juni 2026
  • 2 Muharram: 17 Juni 2026
  • 3 Muharram: 18 Juni 2026
  • 4 Muharram: 19 Juni 2026
  • 5 Muharram: 20 Juni 2026
  • 6 Muharram: 21 Juni 2026
  • 7 Muharram: 22 Juni 2026
  • 8 Muharram: 23 Juni 2026
  • 9 Muharram: 24 Juni 2026
  • 10 Muharram: 25 Juni 2026
  • 11 Muharram: 26 Juni 2026
  • 12 Muharram: 27 Juni 2026
  • 13 Muharram: 28 Juni 2026
  • 14 Muharram: 29 Juni 2026
  • 15 Muharram: 30 Juni 2026
  • 16 Muharram: 1 Juli 2026
  • 17 Muharram: 2 Juli 2026
  • 18 Muharram: 3 Juli 2026
  • 19 Muharram: 4 Juli 2026
  • 20 Muharram: 5 Juli 2026
  • 21 Muharram: 6 Juli 2026
  • 22 Muharram: 7 Juli 2026
  • 23 Muharram: 8 Juli 2026
  • 24 Muharram: 9 Juli 2026
  • 25 Muharram: 10 Juli 2026
  • 26 Muharram: 11 Juli 2026
  • 27 Muharram: 12 Juli 2026
  • 28 Muharram: 13 Juli 2026
  • 29 Muharram: 14 Juli 2026
  • 30 Muharram: 15 Juli 2026

Jadwal Amalan Penting di Bulan Muharram 2026

Bulan Muharram menyimpan banyak momentum istimewa untuk mendulang pahala, terutama melalui ibadah puasa sunnah. Berikut adalah estimasi tanggal masehi untuk amalan-amalan penting di bulan Muharram 1448 H versi pemerintah dan Muhammadiyah:

  • Puasa Tasua 9 Muharram 1448 H: Rabu, 24 Juni 2026
  • Puasa Asyura 10 Muharram 1448 H: Kamis, 25 Juni 2026
  • Puasa Ayyamul Bidh 13-15 Muharram 1448 H: Minggu-Selasa, 28-30 Juni 2026

Sedangkan untuk versi NU adalah sebagai berikut:

  • Puasa Tasua 9 Muharram 1448 H: Kamis, 25 Juni 2026
  • Puasa Asyura 10 Muharram 1448 H: Jumat, 26 Juni 2026
  • Puasa Ayyamul Bidh 13-15 Muharram 1448 H: Senin-Rabu, 29 Juni - 1 Juli 2026

Mengapa Bulan Muharram Sangat Istimewa?

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram.

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya: "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadan adalah puasa pada bulan Allah - Muharram. Sementara salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam." (HR Muslim)

Selain pahala amal saleh yang dilipatgandakan, daya tarik utama bulan ini berada pada hari Asyura (10 Muharram). Berpuasa pada hari tersebut memiliki keutamaan luar biasa, yaitu dapat menghapus dosa-dosa kecil setahun yang lalu.

Dinukil dari buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El Sutha, keutamaan ini didasarkan pada hadits dari Abu Qatadah Al Anshory, di mana Nabi SAW bersabda:

"Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura? Beliau menjawab, "Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

Oleh karena itu, pastikan Anda mencatat perkiraan tanggal di atas agar tidak melewatkan kesempatan emas berburu pahala di awal Tahun Baru Islam ini.



(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads