Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Dilaksanakan Kapan? Ini Jadwalnya

Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Dilaksanakan Kapan? Ini Jadwalnya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Kamis, 21 Mei 2026 07:15 WIB
Lantern that have moon symbol on top and small plate of dates fruit with dusk sky and city bokeh light background for the Muslim feast of the holy month of Ramadan Kareem.
Ilustrasi puasa Tarwiyah dan Arafah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Baramyou0708
Jakarta -

Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 menjadi amalan sunnah yang banyak dinantikan umat Islam menjelang Hari Raya Idul Adha. Kedua puasa tersebut dilaksanakan pada awal bulan Zulhijah dan memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam.

Puasa Tarwiyah dikerjakan pada 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Zulhijah atau sehari sebelum Idul Adha. Karena itu, banyak masyarakat mulai mencari jadwal pelaksanaannya untuk tahun 2026 atau 1447 Hijriah.

Puasa Tarwiyah dan Waktu Pelaksanaannya

Dijelaskan dalam buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa karya Ali Amrin Al Qurawy, hari Tarwiyah jatuh pada 8 Zulhijah. Istilah Tarwiyah berasal dari kata tarawwa yang berarti membawa bekal air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penamaan tersebut berkaitan dengan kebiasaan para jemaah haji pada masa dahulu yang membawa persediaan air zamzam untuk perjalanan menuju Arafah dan Mina. Air tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadi dan hewan tunggangan mereka selama perjalanan ibadah haji.

Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah

Berikut bacaan niat melaksanakan puasa Tarwiyah:

ADVERTISEMENT

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Arab-latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta'aa-laa.

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah hari Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

Adapun tata cara dan ketentuan puasa Tarwiyah pada dasarnya sama seperti pelaksanaan puasa sunnah lainnya. Perbedaannya terletak pada waktu pelaksanaannya, yakni dikerjakan secara khusus pada 8 Zulhijah. Apabila dilakukan di luar tanggal tersebut, maka tidak lagi disebut sebagai puasa Tarwiyah.

Puasa Arafah dan Waktu Pelaksanaannya

Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan setiap 9 Zulhijah, bertepatan dengan waktu wukuf para jemaah haji di Padang Arafah, Padang Arafah. Ibadah ini menjadi salah satu amalan istimewa yang dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Momentum puasa Arafah juga berkaitan dengan pelaksanaan rukun haji yang paling utama, yakni wukuf di Arafah. Pada hari tersebut, para jemaah haji mengenakan pakaian ihram dan berkumpul di Padang Arafah sebagai bentuk ketaatan serta ketundukan kepada Allah SWT sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Niat dan Tata Cara Puasa Arafah

Adapun niat untuk melaksanakan puasa Arafah adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Arab-latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah hari Arafah karena Allah Ta'ala."

Jadwal Lengkap Puasa Zulhijah, Puasa Tarwiyah, dan Puasa Arafah 2026

Berdasarkan hasil sidang isbat penetapan awal Zulhijah yang diumumkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, puasa Tarwiyah (8 Zulhijah) jatuh pada Senin, 25 Mei 2026 dan puasa Arafah (9 Zulhijah) bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026.

Pada dasarnya, puasa menjelang Idul Adha bisa dilakukan mulai tanggal 1. Puasa pada sembilan hari pertama bulan Zulhijah terdiri dari puasa Zulhijah tanggal 1-7, puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijah, serta puasa Arafah pada 9 Zulhijah. Berikut jadwal lengkapnya:

  • 1 Zulhijah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
  • 2 Zulhijah 1447 H: Selasa, 19 Mei 2026
  • 3 Zulhijah 1447 H: Rabu, 20 Mei 2026
  • 4 Zulhijah 1447 H: Kamis, 21 Mei 2026
  • 5 Zulhijah 1447 H: Jumat, 22 Mei 2026
  • 6 Zulhijah 1447 H: Sabtu, 23 Mei 2026
  • 7 Zulhijah 1447 H: Minggu, 24 Mei 2026
  • 8 Zulhijah 1447 H: Senin, 25 Mei 2026 (Puasa Tarwiyah)
  • 9 Zulhijah 1447 H: Selasa, 26 Mei 2026 (Puasa Arafah)

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Masih dalam sumber yang sama, berikut beberapa keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah yang memiliki makna besar bagi kehidupan spiritual seorang muslim.

1. Amal yang Dicintai Allah SWT

Hari Tarwiyah dan Arafah termasuk dalam sepuluh hari pertama Zulhijah yang sangat dicintai Allah SWT. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tidak ada amal saleh yang lebih dicintai Allah daripada amal yang dilakukan pada hari-hari tersebut. Karena itu, menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan.

2. Menghapus Dosa Dua Tahun

Puasa Arafah memiliki keutamaan luar biasa, yakni menjadi sebab dihapuskannya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau berharap puasa Arafah dapat menjadi penghapus dosa bagi dua tahun tersebut. Keutamaan ini menjadi bentuk kasih sayang dan ampunan Allah SWT kepada hamba-Nya.

3. Membebaskan dari Api Neraka

Hari Arafah juga dikenal sebagai hari ketika Allah SWT banyak membebaskan hamba-Nya dari siksa api neraka. Karena itu, puasa pada hari ini menjadi momentum besar untuk meraih ampunan dan rahmat-Nya.

4. Menyehatkan Lahir dan Batin

Selain bernilai ibadah, puasa Arafah juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Saat berpuasa, organ-organ tubuh beristirahat sehingga membantu menjaga kebugaran fisik sekaligus menenangkan jiwa dan pikiran.

5. Menghadirkan Renungan dan Motivasi Ibadah

Puasa Arafah dilaksanakan bertepatan dengan wukuf jemaah haji di Padang Arafah. Momentum ini dapat menghadirkan kesadaran spiritual, memperdalam perenungan hidup, serta menumbuhkan motivasi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menumbuhkan kerinduan untuk menunaikan ibadah haji.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads