Hari Tasyrik merupakan salah satu waktu penting dalam kalender Islam yang datang setelah perayaan Idul Adha. Pada hari-hari ini, umat Islam masih berada dalam suasana hari raya.
Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah dalam kalender Hijriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat: Petunjuk Nabi Muhammad SAW untuk Terkabulnya Semua Hajat karya M. Ghofur Khalil, Hari Tasyrik termasuk hari raya umat Islam yang berlangsung setelah Idul Adha.
Pada hari-hari ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, takbir, tahmid, serta menikmati makanan dan minuman sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah." (HR Muslim)
Kapan Hari Tasyrik
Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari berturut-turut setelah Idul Adha, yaitu:
11 Zulhijah (Hari Tasyrik pertama)
12 Zulhijah (Hari Tasyrik kedua)
13 Zulhijah (Hari Tasyrik ketiga)
Karena Idul Adha jatuh pada 10 Zulhijah, maka penentuan Hari Tasyrik mengikuti tanggal pelaksanaan Idul Adha tersebut.
Perkiraan Jadwal Hari Tasyrik 2026
Untuk mengetahui perkiraan Hari Tasyrik 2026, terlebih dahulu perlu melihat prediksi jatuhnya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Versi Muhammadiyah
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Idul Adha 1447 H berdasarkan prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Menurut ketetapan Muhammadiyah:
1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026
Hari Arafah 9 Zulhijah 1447 H jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026
Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026
Jika mengacu pada penetapan tersebut, maka Hari Tasyrik diperkirakan berlangsung pada:
Hari Tasyrik Pertama: 11 Zulhijah 1447 H atau Kamis, 28 Mei 2026
Hari Tasyrik Kedua: 12 Zulhijah 1447 H atau Jumat, 29 Mei 2026
Hari Tasyrik Ketiga: 13 Zulhijah 1447 H atau Sabtu, 30 Mei 2026
Versi Pemerintah Indonesia
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) biasanya menetapkan Idul Adha setelah sidang isbat yang menggabungkan metode hisab dan rukyatul hilal berdasarkan kriteria MABIMS.
Mengutip dari situs Kemenag, sidang isbat awal Zulhijah sekaligus penetapan Idul Adha 1447 H akan dilaksanakan pada 17 Mei 2026. Sidang isbat digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang disusun Kemenag, Idul Adha juga diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Jika hasil Sidang Isbat sesuai prediksi kalender tersebut, maka jadwal Hari Tasyrik 2026 akan sama seperti versi Muhammadiyah, yakni:
Kamis, 28 Mei 2026
Jumat, 29 Mei 2026
Sabtu, 30 Mei 2026
Namun demikian, penetapan resmi pemerintah tetap menunggu hasil Sidang Isbat menjelang bulan Zulhijah.
(dvs/kri)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026