Sholawat Fatih adalah salah satu bacaan yang sering dilantunkan muslim. Wirid ini juga dikenal dengan sebutan Salawat al Fatih Lima Ughliqa.
Dinukil dari buku Kumpulan Shalawat Nabi Super Lengkap karya Ibnu Watiniyah, sholawat diartikan sebagai ungkapan sanjungan serta permohonan kepada Allah SWT melalui ungkapan mulia. Perintah sholawat diterangkan dalam surah Al Ahzab ayat 56,
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."
Sholawat Fatih disusun oleh seorang ulama bernama Al-'Arif al-Kabir Sayyid Muhammad Al-Bakri. Sholawat tersebut diyakini membantu menghapus dosa dan mempermudah seseorang meraih keutamaan surga.
Biasanya, Sholawat Fatih diamalkan setelah salat fardhu, ketika berdoa atau ketika mendoakan orang yang sudah wafat.
Sholawat Fatih: Arab, Latin dan Arti
Berikut bacaan Sholawat Fatih lengkap dengan Arab, latin dan artinya yang dikutip dari buku Suramnya Surga Indahnya Neraka karya Muhammad Syukron Maksum.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُعْلِقَ وَالْحَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ
Allahumma shalli wasallim wabârik 'alâ sayyidinâ Muhammadinil fâtihi limâ ughliqa walkhâtimi limâ sabaqa wannâshiril haqqi bil haqqi walhadî ilâ shirâtikal mustaqimi shallallahu 'alaihi wa'alâ âlihi wa ashhâbihî haqqa qadrihi wamiqdârihil 'adzimi
Artinya: "Ya Allah, limpahkan sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang haq dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat kepadanya, keluarga, dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung."
Manfaat Membaca Sholawat Fatih
Ada sejumlah manfaat yang bisa diraih muslim dari mengamalkan Sholawat Fatih. Berikut beberapa di antaranya yang dinukil dari buku Mukjizat Sholawat karya Habib Abdullah Assegaf dkk dan buku Panduan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Sholawat tulisan Ustaz Enjang Burhanuddin.
1. Dilindungi dari Gangguan Jin
Sholawat Fatih bisa melindungi manusia dari gangguan jin. Untuk meraih manfaat ini, muslim bisa membaca Sholawat Fatih selesai salat Subuh dan Maghrib sebanyak tujuh kali.
2. Memperbaiki Perilaku Nakal Anak
Selain menasihati anak yang nakal, muslim bisa membaca Sholawat Fatih sebagai salah satu ikhtiar. Bacaan ini bisa dilantunkan pada telinga kanan dan kirinya secara istikamah.
3. Mengatasi Kesulitan Belajar
Sholawat Fatih bahkan bisa membantu seseorang yang kesulitan belajar. Amalkan sholawat ini 11 kali setiap selesai salat fardhu dan tiga kali sebelum mengikuti pelajaran. Dengan begitu, insyaallah muslim yang membacanya bisa menyerap dan menerima ilmu dengan mudah.
4. Menghilangkan Pikiran yang Resah
Manfaat lainnya dari membaca Sholawat Fatih adalah menghilangkan pikiran yang resah. Membaca sholawat ini mampu menenangkan sesuatu yang bergejolak di dalam diri muslim hingga merasa tenang.
5. Melepas Kesulitan Hidup
Sholawat Fatih yang diamalkan secara rutin diyakinin bisa melepas kesulitan hidup. Contohnya seperti diberi jalan untuk membayar utang, urusan yang dinilai sulit segera mendapat solusi dan rezekinya lancar.
6. Dilapangkan Rezekinya
Mengamalkan Sholawat Fatih dipercaya bisa melapangkan rezeki muslim. Amalkan sholawat ini setelah salat Subuh sebanyak 21 kali untuk meraih manfaat tersebut.
Wallahu a'lam.
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
Anggaran Sewa Laptop & Meja Disebut Terlalu Besar, Kemenag: Ini Jauh Lebih Efisien
Jemaah Haji RI Ditangkap di Madinah Usai Videokan Wanita Tanpa Izin
MUI Kecam Pimpinan Ponpes di Pati yang Perkosa Santriwati: Perbuatan Terkutuk!