Aturan Pembagian Daging Kurban Menurut Islam

Aturan Pembagian Daging Kurban Menurut Islam

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Rabu, 06 Mei 2026 06:30 WIB
Aturan Pembagian Daging Kurban Menurut Islam
Ilustrasi hewan kurban. Foto: iStock
Jakarta -

Pembagian daging kurban merupakan hal penting dalam pelaksanaan ibadah Idul Adha yang tidak boleh dilakukan sembarangan. Dalam Islam, terdapat aturan yang mengatur bagaimana daging kurban dibagikan agar tepat sasaran dan sesuai dengan syariat.

Ketentuan ini bertujuan agar manfaat kurban dapat dirasakan secara luas, terutama oleh mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, memahami aturan pembagian daging kurban menjadi hal penting bagi setiap Muslim yang melaksanakan ibadah tersebut.

Aturan Pembagian Daging Kurban dan Golongan Penerimanya

Dalam buku 33 Tanya Jawab Seputar Qurban karya H. Abdul Somad dijelaskan bahwa daging hewan kurban dianjurkan untuk dibagi menjadi tiga bagian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepertiga dapat dikonsumsi oleh orang yang berkurban, sepertiga diberikan kepada kerabat atau teman meskipun mereka tergolong mampu, dan sepertiga lainnya disalurkan kepada fakir miskin. Anjuran pembagian ini merujuk pada firman Allah SWT berikut:

وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَكُمْ مِّنْ شَعَاۤىِٕرِ اللّٰهِ لَكُمْ فِيْهَا خَيْرٌۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلَيْهَا صَوَاۤفَّۚ فَاِذَا وَجَبَتْ جُنُوْبُهَا فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّۗ كَذٰلِكَ سَخَّرْنٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

ADVERTISEMENT

Wal-budna ja'alnāhā lakum min sya'ā'irillāhi lakum fīhā khair(un), fażkurusmallāhi 'alaihā ṣawāff(a), fa iżā wajabat junūbuhā fa kulū minhā wa aṭ'imul-qāni'a wal-mu'tarr(a), każālika sakhkharnāhā lakum la'allakum tasykurūn(a).

Artinya: Unta-unta itu Kami jadikan untukmu sebagai bagian dari syiar agama Allah. Bagimu terdapat kebaikan padanya. Maka, sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya, sedangkan unta itu) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Lalu, apabila telah rebah (mati), makanlah sebagiannya dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta-minta. Demikianlah Kami telah menundukkannya (unta-unta itu) untukmu agar kamu bersyukur. (QS. Al-Hajj: 36)

Selain itu dijelaskan juga dalam firman Allah SWT:

فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ
Fa kulū minhā wa aṭ'imul-bā'isal-faqīr(a).

Artinya: Maka makanlah sebagian daripadanya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir". (QS. Al-Hajj: 28)

Manfaat Berkurban dalam Islam

Dalam buku Fiqih karya Hasbiyallah dijelaskan bahwa ibadah kurban termasuk amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam serta mengandung berbagai keutamaan dan hikmah.

Keutamaan ibadah kurban begitu besar. Allah SWT telah menyediakan pahala bagi orang yang melaksanakannya sejak hewan kurban mulai disembelih, bahkan sebelum darahnya jatuh ke tanah.

Ganjaran ini merupakan bentuk balasan atas ketaatan seorang hamba dalam menjalankan perintah-Nya. Hal ini juga ditegaskan dalam hadits Rasulullah SAW berikut:

مَا عَمِلَ أَدَمِيٌّ مِنْ عَمَلِ يَوْمِ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ أَهْرَاقِ الدَّامِ. إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُوْنِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَا فِهَا وَ إِنَّ الدَّامَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ بِمَكَانِ قَبْلَ أَنْ يَقَعُ عَلَى الْأَرْضِ فَطَيِّبُوْا بِهَا نَفْسًا

"Tidak ada amalan yang diperbuat manusia pada Hari Raya Kurban yang lebih dicintai oleh Allah selain menyembelih hewan. Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulu, dan kuku-kukunya. Sesungguhnya sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah diterima di sisi Allah. Maka tenangkanlah jiwa dengan berkurban." (HR. Tirmidzi).

Hadits tersebut menggambarkan betapa besar keutamaan bagi orang yang melaksanakan ibadah kurban. Ibadah ini sekaligus menjadi motivasi bagi umat Islam untuk menumbuhkan semangat berkurban demi kepentingan agama Allah.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads