Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan 12 ekor sapi kurban kepada Provinsi Jambi pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Hal ini dikonfirmasi oleh pemerintah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi.
"Kita dapat 12 sapi (sumbangan) Presiden dengan berat minimal satu ton, untuk 11 kabupaten dan kota dan satu provinsi, sapinya sudah dapat, tinggal persetujuan," ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas TPHP Provinsi Jambi Meilina Waty Aritonang, dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (30/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, dia menuturkan saat ini seluruh sapi sudah tersedia dan tinggal menunggu proses persetujuan akhir sebelum diserahterimakan. Sapi bantuan itu dipastikan berjenis unggul dengan bobot jumbo seperti Simental, Limousin, Peranakan Ongole (PO) atau Brahman.
Selain mengawal sapi bantuan Presiden, Dinas TPHP Jambi juga proaktif memantau kondisi hewan kurban milik masyarakat umum, di antaranya pemeriksaan kesehatan fisik hewan sebelum disembelih untuk memastikan kelayakan konsumsi.
Hal itu dilakukan dengan pemberian vitamin agar hewan kurban dalam kondisi prima, termasuk memberikan pemahaman dan bimbingan kepada masyarakat serta panitia kurban mengenai tata cara pemilihan dan penanganan hewan kurban yang sehat.
Meilina juga menuturkan total kebutuhan hewan kurban di Provinsi Jambi tahun ini belum mengantongi data angka pasti menurut pemerintah. Tetapi, pemerintah memeriksa kecukupan hewan kurban termasuk kesiapan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan obat untuk hewan ternak yang tersebar di Provinsi Jambi.
Kemudian, Meilina memastikan telah mengalokasikan vaksin Jembrana sebanyak seribu dosis, Septicaemia Epizootica (SE) dua ribu dosis serta vaksin penyakit mulut dan kuku berjumlah 10 ribu dosis.
"Kebutuhan vaksin itu sebagian besar telah disalurkan ke tingkat kabupaten dan kota untuk menjamin seluruh hewan ternak di Jambi dalam kondisi sehat," pungkasnya.

Komentar Terbanyak
Ramai Keluhan soal Tahlilan, Begini Penjelasan soal Jamuan di Rumah Duka
Menbud Tetapkan Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME, MUI Pertanyakan Urgensinya
Mesir dan Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ , Jaga Nilai Masyarakat Setempat