Allah SWT telah mengatur semua rezeki manusia yang ada di muka bumi ini. Meski begitu, seseorang haruslah berikhtiar dalam mendapat rezeki tersebut. Dalam Al-Qur'an dan hadits telah dijelaskan mengenai amalan-amalan tertentu yang mampu membuka pintu rezeki. Mulai dari kekuatan takwa hingga menjalin silaturahmi.
Lantas, amalan apa saja yang dapat menjadi pembuka pintu rezeki dalam kehidupan kita sehari-hari? untuk itu, berikut ulasan lengkap mengenai 10 pintu rezeki dalam Islam yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hakikat Rezeki dalam Islam
Dijelaskan dalam buku Mengetuk Pintu Rezeki oleh Irwan Kurniawan, rezeki tidak selalu berupa materi. Rezeki bisa berupa hal atau keadaan yang membuat seseorang merasa senang atau lapang. Sebagai contoh bantuan seseorang terhadap kita saat menghadapi kesulitan dan membutuhkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rezeki terbagi menjadi dua macam. Pertama, rezeki lahiriah yang berkaitan dengan badan (berupa materi), seperti kekuatan, tenaga, dan kesehatan. Kedua, rezeki batiniah yang berkaitan dengan hati (bukan berupa materi), seperti pengetahuan, kebahagiaan, dan kegembiraan.
10 Pintu Rezeki dalam Al-Qur'an
Dikutip dari buku Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki karya Nasrudin dan buku Dahsyatnya Amalan Pembuka Rezeki karya KH. Muhammad Arifin Ilham dan Muhammad Nurani, berikut 10 amalan pembuka pintu rezeki:
1. Ketakwaan
Salah satu pembuka pintu rezeki adalah bertakwa kepada Allah SWT. Hal ini telah dijelaskan dalam Al-Qur'an surah At-Talaq ayat 2-3:
وَمَنْ يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَهُ مَخْرَجًا ٢ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ٣
Artinya: "Barang siapa yang bertakwa kepada Allah SWT niscaya Dia akan memberikan jalan keluar. Dan memberikan rezeki dari berbagai arah yang tidak disangka-sangkanya."
2. Ketawakalan
Tawakal kepada Allah SWT berarti sebagai seorang hamba kita senantiasa menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya, yakin akan kekuasaan-Nya, dan hanya bergantung kepada-Nya.
Barang siapa yang bertawakal, maka Allah SWT akan mencukupkan segala kebutuhannya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah At-Talaq ayat 3:
وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Artinya: "Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu."
3. Bersyukur
Amalan pembuka pintu rezeki berikutnya adalah bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Hal ini dijelaskan oleh Allah SWT dalam firman-Nya Al-Qur'an surah Ibrahim ayat 7:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Artinya: "Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan; sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
Menurut Tafsir Al-Qur'an Kementerian Agama RI, dalam ayat tersebut Allah SWT kembali mengingatkan hamba-Nya untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat-Nya. Apabila melakukannya, nikmat itu akan ditambah lagi oleh Allah SWT. Sebaliknya, apabila mengingkari nikmat, Dia akan menimpakan azab pedih.
4. Istighfar
Memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT juga menjadi salah satu pintu rezeki. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surah Nuh ayat 10-12:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا١٠ يُرْسِلُ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا١١ وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا.١٢
Artinya: "Maka Aku katakan kepada mereka, 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah maha pengampun.' Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya ) untukmu sungai-sungai."
Dalam ayat di atas telah dijelaskan beberapa manfaat memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Di antaranya diturunkan hujan, dipenuhi kebutuhan airnya, diberi harta banyak, diberikan keturunan, dan disuburkan tanamannya.
5. Bersedekah
Amalan berikutnya untuk membuka pintu rezeki adalah dengan memperbanyak sedekah. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 245:
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً. وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ
Artinya: "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah) maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya kamu dikembalikan."
6. Banyak Dzikir
Dengan memperbanyak dzikir, maka Allah SWT akan membukakan pintu rezeki bagi kita. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits berikut:
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ، خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ، يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللهِ قَبْلَ أَنْ تَمُوتُوا وَبَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ قَبْلَ أَنْ تُشْغَلُوا وَصِلُوا الَّذِي بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ رَبِّكُمْ بِكَثْرَةِ ذِكْرِكُمْ لَهُ وَكَثْرَةِ الصَّدَقَةِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَانِيَةِ تُرْزَقُوا وَتُنْصَرُوا
Artinya: "Dari Jabir bin Abdullah ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di hadapan kami, beliau mengatakan, 'Wahai manusia, bertobatlah kepada Allah sebelum kalian mati, bersegeralah beramal saleh sebelum kalian sibuk, dan sambunglah antara kalian dengan Rabb kalian dengan memperbanyak dzikir kepada-Nya dan memperbanyak sedekah dengan sembunyi-sembunyi maupun dengan terang-terangan, niscaya kalian akan diberi rezeki dan ditolong'." (HR Ibnu Majah)
7. Silaturahmi
Dengan mempererat dan menjalin silaturahmi, maka Allah SWT akan memperluas rezeki bagi hamba-Nya. Sebagaimana dijelaskan dalam salah satu hadits berikut:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ، سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ، مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: Dari Anas bin Malik Radhiallahu 'anhu ia berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan meninggalkan nama sebagai orang baik setelah kematiannya, hendaklah dia menyambung silaturahmi'." (HR Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).
8. Menikah
Menikah merupakan salah satu bentuk pintu rezeki yang Allah SWT berikan untuk hamba-Nya. Sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an surah An Nur ayat 32:
وَانْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَابِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِةٌ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya: "Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahaya, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui."
9. Anak
Anak merupakan sumber rezeki. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surah Al Isra ayat 31:
وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلُقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْرًا كَبِيرًا
Artinya: "Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar."
10. Usaha
Ikhtiar atau berusaha dengan sungguh-sungguh sesuai syariat menjadi salah satu pintu rezeki. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surah An Najm ayat 39:
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَنِ إِلَّا مَا سَعَى
Artinya: "Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya."
Usaha bisa bermacam-macam. Salah satunya dengan berniaga atau berbisnis. Ada riwayat populer yang menyebut sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu dari perdagangan.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026