Telinga Kiri Berdenging Menurut Islam, Pertanda Apa?

Telinga Kiri Berdenging Menurut Islam, Pertanda Apa?

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 27 Mar 2026 11:55 WIB
Telinga berdengung saat naik pesawat
Ilustrasi telinga berdenging. Foto: Getty Images/iStockphoto/Atstock Productions
Jakarta -

Telinga kiri berdenging sering kali dikaitkan dengan hal gaib, seperti panggilan orang yang sudah meninggal atau ada yang sedang membicarakan kita. Bagaimana pandangan Islam menyikapi hal tersebut? Apakah itu benar atau mitos belaka?

Islam telah memberikan adab bagi muslim yang mengalami telinga berdenging. Dinukil dari kitab Al-Adzkar karya Imam an-Nawawi yang diterjemahkan oleh Masturi Ilham, terdapat sebuah riwayat dari Abu Rafi' pembantu Rasulullah SAW, beliau bersabda:

إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي وَلْيُصَلِّ عَلَيَّ وَلْيَقُلْ ذَكَرَ اللهُ بِخَيْرٍ مَنْ ذَكَرَنِي

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Jika telinga salah seorang di antara kalian berdengung, maka sebutkanlah aku, bacalah sholawat kepadaku dan ucapkanlah, 'Semoga Allah menyebutkan dengan kebaikan untuk orang yang menyebutku'." (HR Ath-Thabrani)

ADVERTISEMENT

Meski begitu, dalam kitab Al-Kabir, kitab Ash-Shagir, dan Ibnu As-Sunni dalam kitab Al-Yaum wa Al-Lailah, menilai hadits tersebut dhaif sekali.

Sementara itu, Imam al-Shan'ani dalam kitab al-Tanwir, syarh al-Jami' al-Shaghir mengatakan telinga berdering merupakan isyarat dari Allah SWT tentang adanya orang lain yang sedang membicarakan kebaikan kita.

فيه أنها لا تطن إلا من ذكر إنسان له بخير فلذا أمر بمكافأته والدعاء له بعد الصلاة عليه - صلى الله عليه وسلم - ليكون دعاؤه مقبولاً

Artinya: "Di dalam hadits ini dijelaskan bahwa telinga seseorang tidak akan berdengung kecuali karena ada yang membicarakan kebaikannya. Maka diperintahkan untuk membalas dengan doa dan sholawat kepada Nabi SAW agar doa tersebut diterima."

Menurut pengasuh dan pendiri Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), tidak ada hubungannya antara telinga berdenging dan panggilan nabi atau pertanda lainnya. Menurutnya, telinga berdenging berada pada ranah medis.

"Telinga berdenging ada permasalahan dengan kesehatan telinganya, coba tanyakan pada medis, mungkin ada tekanan dalam telinganya. Jangan dihubung-hubungkan dengan dipanggil Nabi dan sebagainya. Nabi memanggil setiap hari pada kita, mengajak salat, mengajak ibadah," terang Buya Yahya dalam cuplikan video di kanal YouTube Al-Bahjah TV, dilihat Jumat (27/3/2026). detikHikmah telah mendapat izin mengutip tayangan tersebut.

Buya Yahya minta umat Islam tidak menghubung-hubungkan hal tersebut. "Jadi nggak usah lah (menghubung-hubungkan telinga berdenging dengan panggilan nabi dan keyakinan lainnya)," jelasnya.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads