Sidang isbat penentu 1 Syawal 1447 H digelar hari ini. Hasil sidang isbat Lebaran 2026 akan diumumkan pukul 19.25 WIB.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Agama (Kemenag), sidang isbat akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, hari ini, Kamis (19/3), yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Sidang akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Dalam menetapkan 1 Syawal atau Idul Fitri 1447 H, pemerintah akan bermusyawarah dengan mempertimbangkan data hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan hilal) dari berbagai titik yang tersebar di Indonesia. Metode penetapan ini merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rangkaian sidang isbat Lebaran 2026 akan dimulai dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag pukul 16.30 WIB. Data hisab kemudian dikonfirmasi dengan hasil pemantauan hilal. Hasilnya baru diputuskan dalam sidang isbat yang digelar tertutup setelah magrib pukul 18.45 WIB.
Link Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026
Hasil sidang isbat Lebaran 2026 bisa disaksikan lewat siaran langsung media sosial Kemenag. detikers juga bisa memantau hasilnya di detikcom. Berikut link live streaming hasil sidang isbat Lebaran 2026:
- Link live streaming hasil sidang isbat Lebaran 2026 di YouTube Kemenag
- Link live streaming hasil sidang isbat Lebaran 2026 di Bimas Islam TV
- Link live streaming hasil sidang isbat Lebaran 2026 di detikcom
Pantau Hasil Sidang Isbat Hari Ini di TikTok detikHikmah
Hasil sidang isbat bisa disaksikan langsung di TikTok detikHikmah. detikers bisa mengikuti siaran langsung di @detik_hikmah atau klik link berikut.
Data Hisab Jelang Lebaran 2026
Berdasarkan data hisab Kemenag, ijtimak atau konjungsi terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.23 WIB. Posisi hilal berada di ketinggian 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik dan elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.
Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag Ismail Fahmi mengatakan posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.
"Merujuk hasil perhitungan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, diprediksi berbeda, karena posisi hilal diseluruh Indonesia belum memenuhi kriteria MABIMS," kata Ismail Fahmi saat dihubungi detikHikmah, Senin (16/3/2026).
Data prakiraan hilal yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menunjukkan ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 berkisar antara 0,91 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 3,13 derajat di Sabang, Aceh, dengan posisi elongasi yang berkisar antara 4,54 derajat di Waris, Papua, sampai dengan 6,1 derajat di Banda Aceh.
(kri/erd)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?