Bolehkah Meminta Maaf Lewat WA?

Bolehkah Meminta Maaf Lewat WA?

Hanif Hawari - detikHikmah
Rabu, 18 Mar 2026 11:00 WIB
FILE PHOTO: The WhatsApp messaging application is seen on a phone screen August 3, 2017. REUTERS/Thomas White/File Photo
Ilustrasi WhasApp (Foto: Dok. REUTERS/Thomas White/File Photo)
Jakarta -

Menjelang hari raya seperti Idulfitri, tradisi saling memaafkan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh banyak orang. Namun di era digital, tidak sedikit yang memilih mengirimkan pesan melalui WhatsApp (WA) atau media sosial lainnya untuk menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga, teman, maupun kerabat.

Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat tentang bolehkah meminta maaf hanya melalui WA atau media sosial lainnya? Banyak orang ingin mengetahui apakah cara tersebut tetap dianggap sopan dan bermakna, terutama jika tidak bisa bertemu secara langsung.

Hukum Meminta Maaf Lewat WA

Meminta maaf melalui WA pada dasarnya tetap termasuk bentuk silaturahmi, karena tujuannya sama yaitu menyambung hubungan dan memperbaiki kesalahan dengan orang lain. Hanya saja, cara ini dilakukan melalui media digital sehingga tidak berlangsung secara tatap muka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Faiz dalam sebuah kesempatan di acara detikKultum berjudul Silaturahmi Online Lewat Medsos, Emang Cukup? menjelaskan fenomena ini.

Menurut Muhammad Faiz atau Gus Faiz, silaturahmi secara online seperti melalui chat atau video call tetap dapat dianggap sebagai bentuk silaturahmi. Hal ini karena media digital hanyalah sarana untuk menjalankan tujuan utama silaturahmi, yaitu menyambung hubungan dan saling menanyakan kabar.

ADVERTISEMENT

Namun, Gus Faiz menilai silaturahmi secara online tidak selalu bisa menggantikan sepenuhnya pertemuan secara langsung. Teknologi yang canggih tetap memiliki keterbatasan dalam menghadirkan kedekatan emosional dan kepuasan rohani yang biasanya muncul saat bertemu secara fisik.

"Jawaban saya bisa dianggap cukup tetapi juga bisa dianggap tidak cukup. Mengapa? Karena media seperti chatting, media seperti video call itu adalah bentuk implementasi dari konsep silaturahmi. Intinya silaturahmi itu bisa dilakukan dengan berbagai media," jelas Gus Faiz, dalam detikKultum, Selasa (11/3/2025).

Karena itu, silaturahmi digital sebaiknya digunakan ketika terdapat hambatan seperti jarak, biaya, atau keterbatasan transportasi. Jika memiliki kemampuan untuk bertemu langsung, Gus Faiz menyarankan agar silaturahmi dilakukan secara fisik karena dapat menghadirkan empati dan kehangatan yang lebih kuat.

Berdasarkan penjelasan tersebut, meminta maaf melalui WA tentu boleh-boleh saja, terutama jika kondisi tidak memungkinkan untuk bertemu secara langsung. Dalam konteks ini, media digital hanyalah sarana untuk menyampaikan niat baik dalam memperbaiki hubungan dan menjaga silaturahmi.

Namun yang paling penting adalah niatnya tetap karena Allah SWT serta dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas. Selama permintaan maaf tersebut disampaikan dengan sungguh-sungguh, maka makna dan tujuannya tetap bernilai baik meskipun dilakukan melalui pesan di WA.

Kata-kata Minta Maaf Lebaran 2026 di WA

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi kata-kata minta maaf di WA.

  • Mohon maaf lahir dan batin. Jika selama ini ada kata atau sikap saya yang kurang berkenan, saya dengan tulus meminta maaf.
  • Saya ingin meminta maaf atas segala kesalahan yang pernah saya lakukan, baik yang disengaja maupun tidak. Semoga kita bisa saling memaafkan.
  • Mohon maaf jika selama ini saya pernah menyakiti hati atau berbuat salah. Semoga Allah SWT melembutkan hati kita untuk saling memaafkan.
  • Di momen yang baik ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Semoga semua kesalahan saya bisa dimaafkan.
  • Jika ada perkataan atau perbuatan saya yang membuat tidak nyaman, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga hubungan kita tetap terjaga dengan baik.
  • Dengan segala kerendahan hati, saya meminta maaf atas segala kekhilafan saya. Semoga kita selalu diberi kelapangan hati untuk saling memaafkan.
  • Saya sadar mungkin pernah melakukan kesalahan. Karena itu, saya ingin meminta maaf dan berharap kita bisa memulai kembali dengan hati yang lebih baik.
  • Mohon maaf atas segala salah dan khilaf saya. Semoga kebaikan dan silaturahmi di antara kita tetap terjaga.
  • Saya ingin memperbaiki hubungan yang mungkin pernah renggang karena kesalahan saya. Mohon maaf dan semoga Anda berkenan memaafkan.
  • Dengan penuh keikhlasan, saya meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah terjadi. Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk saling memaafkan.




(hnh/kri)
ramadan penuh hikmah
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads