Tata Cara Sholat Taubat Nasuha Beserta Bacaan Doa agar Dosa Diampuni

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha Beserta Bacaan Doa agar Dosa Diampuni

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Sabtu, 14 Mar 2026 03:00 WIB
Ilustrasi sholat Lailatul Qadar
Ilustrasi sholat taubat (Foto: Michael Burrows/Pexels)
Jakarta -

Sholat taubat nasuha jadi salah satu upaya yang dilakukan muslim untuk kembali ke jalan yang benar. Karenanya, perlu dipahami terkait tata cara sholat taubat agar ibadah yang dilakukan sah dan diterima oleh Allah SWT.

Sebagai manusia, tentu kita tidak luput dari dosa. Oleh sebab itu, Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk bertaubat agar dosa-dosa yang diperbuat semasa hidupnya terhapuskan.

Menurut buku Di Bawah Naungan 'Arsy susunan Rizem Aizid, taubat nasuha adalah penyesalan yang sungguh-sungguh. Dengan begitu, orang yang melakukan taubat nasuha tidak akan mengulangi perbuatan keji yang sama. Ia sangat menyesali perbuatan yang dia lakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taubat nasuha levelnya berada di tingkat tertinggi dari segala bentuk taubat. Sebab, taubat nasuha ibarat susu yang tak mungkin kembali lagi setelah diperah.

Al Kalbi mendefinisikan taubat nasuha sebagai menyesali dengan hati, beristighfar dengan lisan, menghindar dan menjauhi dosa, serta ada ketenangan dan kemantapan hati bahwa dia tidak akan mengulang kembali dosa yang dilakukan.

ADVERTISEMENT

Terkait taubat nasuha disebutkan dalam surah At Tahrim ayat 8, Allah SWT berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ يَوْمَ لَا يُخْزِى ٱللَّهُ ٱلنَّبِىَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَٱغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Adapun terkait dalil sholat taubat disebutkan dalam hadits dari Abu Bakar RA. Rasulullah SAW bersabda:

"Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik lalu ia berdiri untuk sholat dua rakaat, kemudian ia meminta ampunan kepada Allah melainkan Allah akan mengampuninya." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah)

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha dari Awal hingga Akhir

Berikut langkah-langkah mengerjakan sholat taubat yang dinukil dari buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoirunnisa.

  1. Membaca niat sholat taubat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca doa iftitah
  4. Membaca surah Al Fatihah
  5. Membaca surah pendek dalam Al-Qur'an
  6. Rukuk
  7. Iktidal
  8. Sujud
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Sujud kedua
  11. Bangun dari sujud
  12. Lanjutkan rakaat kedua seperti rakaat pertama
  13. Tasyahud akhir
  14. Salam
  15. Membaca doa sholat taubat

Niat Sholat Taubat: Arab, Latin dan Arti

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .

Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat taubat dua rakaat Lillahi Ta'aalaa."

Doa Sholat Taubat

Doa sholat taubat ini dibaca setelah mengerjakan amalan tersebut. Masih dari sumber yang sama, pertama-tama muslim melantunkan istighfar terlebih dahulu.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا.

Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata 'abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf'an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezhaliman, yang tiada lagi mempunyai untuk dirinya sendiri madharat atau pun manfaat, mati, hidup ataupun kebangkitan dari kematian nanti."

Setelah itu baca doa berikut,

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى صِدْقِكِ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Allaahumma anta Rabbii, laa ilaaha illaa anta. Khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaashidqika wa wa'dika mastatha'tu. A'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu'u laka bi ni'matika 'alayya wa abuu'u bi dzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha setia kepada janji-Mu sejauh yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kulakukan, aku mengakui semua nikmat yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."

Ciri Taubat yang Diterima Allah SWT

Dinukil dari buku 17 Jalan Menggapai Mahkota Sufi karya Muhammad Sholikhin, ada beberapa ciri yang terlihat jika taubat seseorang diterima oleh Allah SWT. Ciri-ciri ini disebutkan oleh Al Jailani dalam Sirr al-Asrar.

  1. Hubungan dengan para pelaku kejahatan terputus, lalu terjalin hubungan dengan orang-orang saleh
  2. Terhindar dari segala dosa dan adanya kesungguhan untuk menaati Allah SWT
  3. Senantiasa mengingat bahwa kehidupan akhirat lebih baik dan abadi dibanding kehidupan dunia
  4. Mengisi waktu hanya untuk menjalani perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya

Wallahu a'lam.




(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads