Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci melaporkan berbagai capaian layanan selama 10 hari pertama Ramadan tahun ini. Dalam laporan tersebut disebutkan setidaknya ada lebih dari 10 juta jamaah melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
Dikabarkan Arab News, data tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam pelayanan jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, sebagai bagian dari sistem terpadu yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman beribadah dalam suasana aman dan nyaman.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Arab Saudi dalam memberikan pelayanan optimal kepada jutaan umat Islam yang datang untuk menunaikan ibadah selama bulan suci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total Jamaah Capai Lebih dari 10 Juta Orang
Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci menyampaikan bahwa total pengunjung Masjid Nabawi di Madinah selama 10 hari pertama Ramadan mencapai 10.789.467 jamaah. Jemaah melaksanakan salat lima waktu dan Tarawih di area masjid.
Besarnya angka tersebut mencerminkan skala operasional yang harus ditangani setiap harinya. Pengaturan arus masuk dan keluar jamaah, distribusi layanan, hingga pengelolaan keamanan menjadi bagian dari sistem operasional terpadu yang diterapkan selama Ramadan.
Konsumsi Zamzam dan Layanan Bimbingan Jamaah
Dalam laporan resmi tersebut, otoritas mencatat bahwa konsumsi air Zamzam selama 10 hari pertama Ramadan mencapai 15.333 meter kubik. Distribusi air Zamzam dilakukan melalui berbagai titik yang tersebar di area masjid guna memastikan kemudahan akses bagi jamaah.
Selain itu, sebanyak 586.881 pengunjung memanfaatkan layanan bimbingan yang disediakan oleh tim lapangan dan pusat layanan multibahasa. Layanan ini bertujuan membantu jamaah dari berbagai negara dalam memperoleh informasi, arahan lokasi, hingga panduan ibadah, sehingga aktivitas di area masjid dapat berjalan tertib dan lancar.
Jutaan Paket Buka Puasa Dibagikan
Momentum Ramadan juga ditandai dengan pembagian makanan berbuka puasa dalam jumlah besar. Selama periode tersebut, tercatat 9.581.735 paket buka puasa dibagikan di dua masjid suci.
Khusus di Masjid Nabawi, lebih dari 2,9 juta paket iftar didistribusikan kepada jamaah. Program ini didukung oleh lebih dari 12.095 relawan pria dan wanita yang terlibat langsung dalam proses penyaluran makanan kepada para pengunjung.
Layanan Tamu di Masjid Nabawi
Di Masjid Nabawi, layanan pusat tamu juga mencatat lebih dari 88.900 penerima manfaat. Pusat layanan ini memberikan berbagai bentuk bantuan, mulai dari informasi umum hingga dukungan khusus bagi jamaah yang membutuhkan.
Selain itu, selama periode yang sama, sebanyak 317.025 jamaah tercatat melaksanakan salat di Rawdah Sharifah. Sementara itu, 784.379 pengunjung menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan dua sahabatnya.
Sementara itu, di Masjidil Haram, berbagai layanan pendukung mobilitas juga dimaksimalkan. Sebanyak 104.159 pengunjung memanfaatkan layanan Tahallul.
Layanan kereta dorong dan kursi roda turut membantu 332.022 orang, khususnya lansia dan penyandang disabilitas. Fasilitas ini dirancang untuk memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa terkendala keterbatasan fisik.
Pihak berwenang menegaskan bahwa penanganan volume pengunjung yang sangat besar ini dimungkinkan berkat sistem operasional yang terintegrasi. Sistem tersebut mencakup pengaturan kerumunan, koordinasi antarunit layanan, hingga pemantauan keselamatan di seluruh area masjid.
Dengan berbagai capaian tersebut, Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci menegaskan kesiapannya dalam melayani puncak arus jamaah di sisa Ramadan, sekaligus menjaga kualitas pelayanan agar tetap optimal hingga akhir bulan suci.
