Jelang Ramadan 2026, Saudi Persiapkan 18.691 Masjid hingga Ribuan Diskon Belanja

Jelang Ramadan 2026, Saudi Persiapkan 18.691 Masjid hingga Ribuan Diskon Belanja

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 13 Feb 2026 07:15 WIB
Masjid Quba
Foto: Getty Images
Jakarta -

Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Arab Saudi telah melakukan 102 proyek pemeliharaan, pembersihan serta operasional di 18.961 masjid di wilayahnya. Hal ini diungkap oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Saudi.

Dilansir dari Saudi Gazette, Kementerian tersebut terus berupaya meningkatkan kesiapan masjid untuk menyambut Ramadan. Kegiatan itu jadi bagian dari sistem komprehensif menyambut jemaah di bulan suci.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek-proyek tersebut mencakup pemeliharaan rutin, penyelesaian masalah teknis, dan pekerjaan pembersihan serta operasional. Semua itu dilakukan sesuai rencana yang tepat hingga koordinasi bersama cabang-cabang kementerian, sambil menyesuaikan dengan jumlah jemaah yang terus meningkat selama bulan Ramadan.

Selain itu, Saudi juga menyiapkan berbagai diskon harga di toko-toko wilayah Arab Saudi sepanjang bulan suci Ramadan. Kementerian Perdagangan Saudi telah menerbitkan 1.987 lisensi diskon dan penawaran promosi kepada perusahaan komersial dan toko online selama Ramadan di seluruh Saudi, waktunya mulai dari 1 Februari hingga setelah Idul Fitri.

Penjualan tersebut terdiri dari barang-barang yang berkaitan dengan Ramadan dan kebutuhan Idul Fitri, mencakup lebih dari lima juta produk di berbagai kategori. Hal itu termasuk makanan dan barang konsumen, peralatan listrik dan elektronik, parfum dan kosmetik, pakaian dan mode, dan masih banyak lagi.

Upaya tersebut jadi inisiatif berkelanjutan kementerian untuk meningkatkan ketersediaan barang di pasar dan menyediakan opsi yang sesuai bagi konsumen selama Ramadan. Inisiatif itu diyakini membantu mereka memenuhi kebutuhan di bulan suci.

Adapun untuk pembeli online, mereka diminta memesan lebih awal barang atau makanan yang dibutuhkan. Ini bertujuan menghindari lonjakan pesanan dan layanan pengiriman pada Ramadan hingga Idul Fitri.



(aeb/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini