Pentingnya Memiliki Sifat Syaja'ah, Keberanian bagi Seorang Muslim

Pentingnya Memiliki Sifat Syaja'ah, Keberanian bagi Seorang Muslim

Hanif Hawari - detikHikmah
Minggu, 08 Feb 2026 05:00 WIB
Businessman in Suit on Isolated Black Background
Foto: Getty Images/champja
Jakarta -

Sebagai umat Islam, kita tentu memahami bahwa agama Islam mengajarkan berbagai macam sifat dan akhlak mulia, sekaligus memberikan peringatan terhadap akhlak yang buruk. Salah satu cara menerapkannya adalah dengan meneladani sifat-sifat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, di antaranya sikap syaja'ah atau keberanian.

Keberanian menjadi akhlak penting yang harus dimiliki seorang Muslim dalam menjalani kehidupan, baik dalam membela kebenaran maupun menegakkan nilai-nilai Islam. Tanpa keberanian, seorang Muslim akan sulit bersikap tegas, istiqamah, dan konsisten dalam menjalankan ajaran agama di tengah berbagai tantangan zaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Syaja'ah

Secara etimologis, syaja'ah berarti berani, sedangkan lawan katanya adalah al-jubn yang bermakna pengecut. Mengutip buku Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti karya Tim Ganesha Operation, seseorang yang memiliki sifat syaja'ah adalah pribadi yang berani membela kebenaran serta siap menanggung segala risiko yang mungkin menimpa dirinya maupun keluarganya.

Selain itu, orang yang memiliki sifat syaja'ah akan tumbuh rasa takut untuk melakukan perbuatan yang salah atau melanggar larangan Allah SWT. Keberanian yang dimiliki tidak bersumber dari hawa nafsu, melainkan berlandaskan kebenaran dan nilai-nilai keimanan.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, setiap tindakan yang dilakukan senantiasa melalui pertimbangan yang matang dan ditujukan semata-mata untuk meraih keridaan Allah SWT. Sikap syaja'ah bukanlah keberanian yang bersifat nekat atau membabi buta, melainkan keberanian yang terukur dan tidak menjerumuskan seseorang ke dalam kehinaan.

Syaikh Mahmud Al-Mishri dalam kitab Mausu'ah min Akhlaq Rasulillah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjelaskan bahwa faktor paling kuat dalam menumbuhkan sifat syaja'ah adalah iman dan tawakal yang kokoh kepada Allah SWT.

Selain itu, sifat ini juga dapat diperkuat dengan memperbanyak zikir serta memuji Allah SWT, sebagaimana yang ditegaskan dalam Surah Al-Anfal ayat 45.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا لَقِيْتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوْا وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَۚ ٤٥

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan pasukan (musuh), maka berteguh hatilah dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung,"

Jenis-jenis Syaja'ah

Masih mengutip buku Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, terdapat beberapa macam dan jenis syaja'ah dalam ajaran Islam, berikut ini pembahasan lengkapnya.

1. Syaja'ah Harbiyah

Syaja'ah harbiyah adalah bentuk keberanian yang tampak secara nyata dan dapat dilihat secara langsung. Keberanian ini berkaitan dengan kesiapan seseorang dalam menghadapi musuh, termasuk keberanian dalam konteks peperangan demi membela kebenaran dan agama Allah SWT.

Syaja'ah harbiyah ini telah dijelaskan dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Surah Al-Baqarah ayat 244,

وَقَاتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: "Dan berperanglah kamu di jalan allah, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui " ( Qs. Al- baqarah: 244)

2. Syaja'ah Nafsiyah

Syaja'ah nafsiyah merupakan bentuk keberanian dalam menegakkan serta membela kebenaran, termasuk keberanian untuk menghadapi berbagai risiko, bahaya, maupun penderitaan. Seseorang yang memiliki sifat ini berani menyampaikan kebenaran meskipun harus menghadapi penolakan atau kebencian dari orang lain.

Keberanian dalam syaja'ah nafsiyah tidak lahir dari emosi semata, melainkan dari keyakinan yang kuat terhadap nilai kebenaran. Adapun beberapa bentuk sikap syaja'ah nafsiyah dapat diwujudkan dalam berbagai perilaku berikut ini.

  • Keberanian untuk menyampaikan dan membela kebenaran meskipun tidak selalu diterima oleh banyak orang.
  • Keberanian dalam menahan serta mengendalikan hawa nafsu, khususnya amarah, agar tidak bertindak di luar batas.
  • Keberanian untuk mengakui kesalahan dan kekeliruan yang telah diperbuat dengan lapang dada.
  • Keberanian dalam menghadapi berbagai kesulitan, penderitaan, dan ujian hidup dengan penuh kesabaran.
  • Keberanian untuk menjaga amanah, termasuk menyimpan rahasia yang dipercayakan kepadanya.

Hikmah Memiliki Sifat Syaja'ah

Ketika seorang Muslim memiliki keberanian atau sifat syaja'ah dalam dirinya, ada banyak sekali hal baik yang menghampiri. Berikut ini adalah beberapa hikmah memiliki sifat syajaah.

  • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menumbuhkan sikap jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
  • Membentuk pribadi yang amanah dan bertanggung jawab, khususnya dalam menjaga kepercayaan serta rahasia yang diberikan.
  • Mengembangkan sikap objektif dalam menilai kemampuan diri, baik terhadap kekurangan maupun potensi yang dimiliki.
  • Mendapatkan balasan berupa pahala dan surga sebagai ganjaran di akhirat kelak.
  • Memberikan dampak positif yang luas bagi kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.



(hnh/lus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads