Tak terasa umat Islam sudah berada di penghujung Rajab dan akan memasuki Syaban sebelum datangnya Ramadan. Mengetahui berapa hari puasa Ramadan 2026 menjadi penting untuk mempersiapkan datangnya bulan suci.
Hal ini dilakukan untuk mengatur jadwal ibadah dan mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang penuh berkah tersebut. Lantas, puasa Ramadan 2026 berapa hari lagi? Berikut hitung mundur menurut pemerintah, NU, dan Muhammadiyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puasa Ramadan 2026 Tinggal 30-31 Hari Lagi
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, puasa Ramadan 2026 diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jika dihitung mundur dari hari ini, Senin (19/1), puasa Ramadan 2026 akan tiba 31 hari lagi.
Namun demikian, ketentuan resmi awal Ramadan 2026 masih harus menunggu hasil sidang isbat. Sidang ini akan dilakukan oleh Kementerian Agama RI pada akhir bulan Syaban dengan menggunakan metode gabungan antara hisab dan rukyatul hilal di berbagai titik di Indonesia.
Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan secara resmi puasa Ramadan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Jika dihitung mundur, maka puasa Ramadan menurut Muhammadiyah tinggal 30 hari lagi.
Keputusan awal Ramadan ini merupakan hasil hisab hakiki yang dilakukan Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tertera dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.
Selain Muhammadiyah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) biasanya juga akan mengumumkan penetapan awal Ramadan. PBNU menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) untuk menetapkan awal bulan Hijriah. Metode ini merupakan perpaduan antara perhitungan astronomis (hisab) dan pengamatan langsung (rukyatul hilal) seperti yang digunakan pemerintah.
Berdasarkan metode yang digunakan, pemantauan hilal NU baru akan dilakukan pada 29 Syaban nanti.
Prediksi Lebaran 2026
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 Kemenag RI, prediksi 1 Syawal 1447 H atau Lebaran menurut pemerintah jatuh pada 21 Maret 2026. Sementara Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 menetapkan Lebaran pada Jumat, 20 Maret 2026.
Jadwal Libur Lebaran 2026
Pemerintah telah menetapkan jadwal libur Lebaran 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025 tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Menariknya, libur Lebaran beriringan dengan libur Hari Suci Nyepi. Total ada tujuh hari libur dan cuti bersama. Berikut rinciannya:
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Kamis, 19 Maret 2026: Libur Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran 2026
- Sabtu, 21 Maret 2026: Libur Lebaran 2026
- Minggu, 22 Maret 2026: Libur Lebaran 2026
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran 2026
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran 2026
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Lebaran Muhammadiyah 2026, Ini Tanggal dan Penetapan Resminya
Muslim di Kota Ini Cuma Puasa 1 Jam
Rusia: AS-Israel Sengaja Tabur Perpecahan di Dunia Islam Selama Ramadan