Amalan Dzikir dan Doa yang Dianjurkan di Jumat Terakhir Bulan Rajab

Amalan Dzikir dan Doa yang Dianjurkan di Jumat Terakhir Bulan Rajab

Tia Kamilla - detikHikmah
Jumat, 16 Jan 2026 16:00 WIB
Amalan Dzikir dan Doa yang Dianjurkan di Jumat Terakhir Bulan Rajab
Dzikir dan berdoa. Foto: Masjid MABA/Unsplash
Jakarta -

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal kebaikan. Salah satu waktu yang menjadi perhatian adalah Jumat terakhir bulan Rajab.

Momen ini sering dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperbanyak dzikir dan doa sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Lalu, apa saja amalan dzikir dan doa yang dianjurkan di Jumat terakhir bulan Rajab? Ini dia penjelasannya.

Apa yang Dimaksud Jumat Terakhir Bulan Rajab?

Jumat terakhir bulan Rajab adalah hari Jumat yang jatuh pada pekan terakhir bulan Rajab menurut kalender Hijriah. Karena penentuan tanggal mengikuti peredaran bulan, jadwalnya bisa berbeda setiap tahun Masehi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari Jumat terakhir ini biasanya bertepatan dengan 27 Rajab, yang juga menjadi momen peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa agung ini menandai perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Baitul Maqdis) dan selanjutnya hingga Sidratul Muntaha.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 1447 H dari Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Jumat terakhir bulan Rajab 2026 jatuh pada 16 Januari 2026, tepat pada 27 Rajab.

ADVERTISEMENT

Bulan Rajab sendiri termasuk salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surah At-Taubah ayat 36,

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Inna 'iddatasy-syuhūri 'indallāhiṡnā 'asyara syahran fī kitābillāhi yauma khalaqas-samāwāti wal-arḍa minhā arba'atun ḥurum(un), żālikad-dīnul-qayyim(u), falā taẓlimū fīhinna anfusakum wa qātilul-musyrikīna kāffatan kamā yuqātilūnakum kāffah(tan), wa'lamū annallāha ma'al-muttaqīn(a).

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa."

Apakah Jumat Terakhir Bulan Rajab Memiliki Keutamaan Khusus?

Jumat terakhir bulan Rajab sebenarnya memiliki keutamaan khusus, karena hari Jumat sendiri sudah termasuk waktu istimewa untuk ibadah, dan akhir bulan Rajab kerap bertepatan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, yaitu malam yang mulia.

Dalam Islam, hari Jumat dan malam Isra Miraj dihitung sebagai momen penting untuk memperbanyak amal dan dzikir. Hujjatul Islam Imam al-Ghazali dalam Ihya 'Ulumuddin menegaskan bahwa Jumat termasuk hari utama sepanjang tahun, sementara malam Isra Miraj masuk dalam malam-malam yang memiliki keutamaan khusus.

Beliau menekankan bahwa, "Tidak boleh kita mengabaikan malam-malam itu karena mereka adalah 'masa' untuk beramal dan waktu terbaik untuk berniaga dalam perkara agama. Barang siapa lalai dan lengah pada masa tersebut, dia tidak akan menuai laba," jelas Imam Ghazali sebagaimana diterjemahkan Purwanto.

Amalan Apa yang Dianjurkan di Jumat Terakhir Bulan Rajab?

Jumat terakhir bulan Rajab sebenarnya bisa menjadi momen istimewa untuk memperbanyak ibadah. Mengacu pada catatan Imam al-Ghazali, orang yang melakukan amal kebaikan pada malam 27 Rajab dipercaya mendapatkan pahala setara 100 tahun. Hujjatul Islam menganjurkan beberapa amalan yang bisa dilakukan, antara lain:

⦁ Menunaikan salat malam 12 rakaat pada malam Isra Miraj.
⦁ Membaca sholawat sebanyak 100 kali.
⦁ Membaca istighfar 100 kali.
⦁ Berdoa memohon kebaikan dunia dan akhirat.
⦁ Berpuasa pada pagi harinya.

Namun, belum ditemukan hadits shahih yang menjadi dasar wajibnya salat khusus malam Isra Miraj. Beberapa ulama bahkan menganggap salat tertentu pada malam ini sebagai bid'ah.

Meski begitu, umat Islam tetap dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, seperti dzikir, doa, dan salat sunnah, untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sama seperti malam-malam lainnya.

Dzikir Apa yang Dianjurkan Dibaca di Jumat Terakhir Bulan Rajab?

Pada Jumat terakhir bulan Rajab sebenarnya waktu yang baik untuk memperbanyak dzikir. Salah satu dzikir yang dianjurkan dibaca adalah:

"Ahmadu Rasulullahi muhammadur rasulullahi."

Dzikir ini dibaca sebanyak 35 kali dan dilakukan ketika khatib sedang menyampaikan khutbah Jumat kedua.

Keutamaan dzikir ini disebutkan dalam kitab Kanzun Najah was Surur karya Syekh Hamid bin Muhammad Ali Quds. Dalam kitab tersebut, seperti dinukil NU Online, Syekh Ali al-Ajhuri mengatakan,

"Sesungguhnya barang siapa di akhir Jumat bulan Rajab, saat khatib berada di mimbar membaca: 'Ahmadu Rasulullahi muhammadur rasulullahi' (sebanyak 35 kali), maka dirham tidak akan putus dari tangannya pada tahun tersebut (selama setahun akan selalu memegang uang)."

Membaca dzikir ini di Jumat terakhir bulan Rajab menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan banyak pahala.

Bolehkah Membaca Doa Rajab di Jumat Terakhir Bulan Rajab?

Umat Islam diperbolehkan membaca doa Rajab di Jumat terakhir bulan haram ini. Namun, doa ini tidak bersifat wajib dan tidak memiliki keutamaan khusus. Membaca doa tetap dianggap ibadah selama sesuai dengan ajaran Islam.

Berikut bacaan doa rajab yang bisa dibaca dikutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya'baana, wa ballighnaa ramadhaana.

Artinya: "Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami di bulan Ramadhan."

Apakah Ada Salat Sunnah Khusus di Jumat Terakhir Bulan Rajab?

Sebenarnya, tidak ada salat sunnah khusus yang hanya dikerjakan pada Jumat terakhir bulan Rajab. Amalan yang dianjurkan pada hari ini tetap seperti hari Jumat pada umumnya, yakni salat Tahiyatul Masjid, salat Jumat, memperbanyak shalawat, berdoa, dan berzikir. Semua ini merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan rutin setiap Jumat.

Meski demikian, menurut buku Shalat Sunnah Hikmah & Tuntunan Praktis karya Nasrul Umam Syafi'i & Lukman Hakim, terdapat salat sunnah yang bisa dikerjakan khusus di bulan Rajab, yang disebut salat sunnah Rajab.

Salat sunnah ini waktu pelaksanaannya antara salat Maghrib dan salat Isya. Salat sunnah Rajab terdiri dari dua rakaat, dan tata cara pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan salat sunnah lainnya. Tata cara pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

1.Setiap dua rakaat dipisahkan dengan salam.
2. Pada setiap rakaat, baca surah Al-Fatihah satu kali.
3. Setelah Al-Fatihah, baca surah Al-Qadr sebanyak tiga kali.
4. Selanjutnya, baca surah Al-Ikhlas dua belas kali.
5. Setelah selesai salat, bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW sebanyak 70 kali.
6. Lakukan sujud pertama, sambil membaca: "Subbuuhun quuduusun rabbul malaikati war ruuh." sebanyak 70 kali.
7. Angkat kepala dari sujud, kemudian baca doa: "Rabbighfir warhamwa tajaawaz 'amma ta'lam innaka antal a'azzul akram." sebanyak 70 kali.
8. Lakukan sujud kedua seperti sujud pertama.
9. Di sujud kedua ini, sebutkan hajat atau keinginan pribadi, niscaya hajat tersebut dapat dikabulkan oleh Allah SWT.

Dengan mengikuti tata cara ini, meski tidak ada salat khusus hanya untuk Jumat terakhir bulan Rajab, umat Islam tetap dapat memperbanyak amal ibadah, salat sunnah, dzikir, dan doa sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan keberkahan di bulan Rajab yang mulia.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads