Di Indonesia, peringatan Isra Miraj selalu disambut dengan khidmat, mulai dari berbagai rangkaian ibadah yang dapat dilakukan, hingga penetapan hari libur nasional oleh pemerintah.
Namun, hal berbeda justru terjadi di Arab Saudi, yang tidak menetapkan Isra Miraj sebagai hari libur nasional. Bahkan, tidak ada ibadah khusus yang dilakukan oleh masyarakat Arab Saudi untuk memeriahkan Isra Miraj.
Hal serupa terjadi di Uni Emirat Arab (UEA). Meski sempat menjadi hari libur nasional, namun sejak beberapa tahun terakhir UEA memilih untuk menghapusnya dari daftar libur nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, mengapa kedua negara di Jazirah Arab ini memiliki kebijakan yang berbeda dengan Indonesia? Berikut adalah alasan di balik keputusan tersebut, sebagaimana dirangkum oleh detikHikmah.
Arab Saudi Tidak Jadikan Isra Miraj Hari Libur Nasional
Dilansir dari The National News, Arab saudi tidak menetapkan Isra Miraj sebagai hari libur nasional. Bahkan, tidak ada ibadah khusus yang dilakukan untuk diamalkan pada hari tersebut. Terdapat beberapa alasan mengapa Arab saudi tidak merayakan Isra Miraj, antara lain:
1. Menjaga Kemurnian Dalil dan Tradisi
Arab Saudi dikenal sangat memegang teguh ajaran yang konservatif. Mereka sangat berhati-hati dalam menjalankan suatu perayaan. Jika sebuah perayaan dinilai tidak memiliki dasar hukum atau dalil yang kuat dalam Al-Qur'an dan Hadits, maka mereka cenderung tidak mengadopsinya demi menjaga kemurnian ajaran.
2. Prioritas pada Ibadah yang Wajib
Masyarakat di Arab Saudi lebih memilih untuk fokus pada ibadah harian. Dibanding menyibukkan diri dengan perayaan yang bersifat tambahan, masyarakat di sana lebih mengutamakan kualitas ibadah wajib seperti salat lima waktu, puasa, dan amalan rutin lainnya.
3. Kesederhanaan dalam Beragama
Arab Saudi memiliki tradisi yang berbeda jika dibandingkan dengan negara Muslim lainnya. Arab Saudi cenderung menjaga kesederhanaan dalam praktik keagamaan.
4. Pengaruh Wahabisme
Melansir Encyclopedia Britannica, aspek ini juga tidak lepas dari pengaruh pemahaman Wahabi yang dipelopori oleh Muhammad ibn 'Abd al-Wahhab pada abad ke-18. Pemahaman ini cenderung menolak perayaan keagamaan yang tidak dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.
UAE Tidak Jadikan Isra Miraj Hari Libur Nasional
Sering kali banyak yang menyamakan antara Uni Emirate Arab (UEA) dengan Arab Saudi, padahal sebenarnya dua negara yang berbeda. Arab Saudi adalah negara terbesar di Jazira Arab dengan ibu kota Riyadh. Sementara itu, UEA yang beribu kota di Abu Dhabi memiliki wilayah yang lebih kecil.
Menariknya, dalam hal peringatan Isra Miraj, UEA memiliki kebijakan yang hampir mirip dengan Saudi. Melansir dari Khaleej Times, UEA sebenarnya pernah menetapkan Isra Miraj sebagai hari libur nasional hingga tahun 2018. Namun, sejak tahun 2019, pemerintah UEA memutuskan untuk tidak lagi memasukkannya ke dalam daftar libur resmi negara.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah dan NU
Gaji ASN Nunggak 2 Bulan, Kemenhaj-Kemenag Saling Tuding
Keseharian Rasulullah yang Jarang Diketahui Orang