Surah Ar Rahman ayat 33 menjelaskan tentang keadaan manusia di Yaumul Mahsyar. Sebagaimana diketahui, hari tersebut seluruh manusia dikumpulkan dari zaman Nabi Adam AS hingga akhir zaman di Padang Mahsyar untuk menunggu hisab setelah kiamat.
Ar Rahman sendiri merupakan surah ke-55 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 78 ayat. Nama Ar Rahman diambil dari ayat pertama yang jadi salah satu nama-nama baik Allah SWT atau Asmaul Husna dengan arti Yang Maha Pemurah.
Menurut buku 99 Jalan Mengenal Tuhan susunan Prof Zurkani Jahja, di dalam Al-Qur'an kata Ar Rahman disebutkan hingga 57 kali dan semuanya mengacu pada nama Allah SWT. Ini ditegaskan dalam sejumlah ayat Al-Qur'an, seperti surah Al Fatihah ayat 1 dan surah Taha ayat 90.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Surah Ar Rahman Ayat 33
ŲŲŲ°Ų ŲØšŲØ´ŲØąŲ ŲąŲŲØŦŲŲŲŲ ŲŲŲąŲŲØĨŲŲØŗŲ ØĨŲŲŲ ŲąØŗŲØĒŲØˇŲØšŲØĒŲŲ Ų ØŖŲŲ ØĒŲŲŲŲØ°ŲŲØ§Û Ų ŲŲŲ ØŖŲŲŲØˇŲØ§ØąŲ ŲąŲØŗŲŲŲ ŲŲ°ŲŲŲ°ØĒŲ ŲŲŲąŲŲØŖŲØąŲØļŲ ŲŲŲąŲŲŲØ°ŲŲØ§Û Û ŲŲØ§ ØĒŲŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØŗŲŲŲØˇŲŲ°ŲŲ
YÄ ma'syaral-jinni wal-insi inistaáša'tum an tanfuÅŧáģĨ min aqášÄris-samÄwÄti wal-ará¸i fanfuÅŧáģĨ, lÄ tanfuÅŧáģĨna illÄ bisulášÄn
Artinya: Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
Tafsir Surah Ar Rahman Ayat 33
Surah Ar Rahman ayat 33 berisi tentang seruan kepada jin dan manusia bahwa mereka tidak bisa menghindar dari pertanggung jawaban, seperti ditafsirkan dalam Tafsir Kementerian Agama. Hal ini akan dialami manusia kelak di Yaumul Mahsyar.
Mereka tidak akan mampu menembus atau melintasi penjuru langit dan bumi karena takut akan siksaan serta hukuman dari Allah SWT. Manusia dan jin tidak memiliki kekuatan sedikit pun dalam menghadapi kekuatan Sang Khalik.
Menurut sebagian ahli tafsir, pengertian kata sulthan pada akhir ayat merujuk pada ilmu pengetahuan. Ini menunjukkan dengan ilmu manusia bisa menembus ruang angkasa.
Turut diterangkan dalam kitab Tafsir Jilid 7 Ibnu Katsir terjemahan Abdul Ghoffar dan Ibu Ihsan al-Atsari menjelaskan bahwa surah Ar Rahman ayat 33 berisi tentang Allah SWT yang menantang manusia dan jin untuk mencoba melarikan diri dari keputusan serta kekuasaan-Nya dengan menembus langit serta bumi.
Tetapi, mereka tidak akan mampu karena tidak memiliki kekuatan untuk menghindar dari takdir dan hukum Allah SWT. Bahkan ketika kiamat, tidak ada tempat berlindung atau cara untuk menghindar dari keputusan Allah SWT.
Surah Ar Rahman ayat 33 juga disebut menceritakan keadaan di Yaumul Mahsyar, hari ketika semua manusia dikumpulkan. Ibnu Katsir menerangkan pada hari itu seluruh malaikat mengawasi seluruh makhluk sebanyak tujuh saf dari berbagai penjuru sehingga tak seorang pun dapat melarikan diri kecuali dengan perintah Allah SWT.
(aeb/inf)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru