Dalil dalam Al-Qur'an dan Hadits tentang Menjaga Lingkungan

Dalil dalam Al-Qur'an dan Hadits tentang Menjaga Lingkungan

Devi Setya - detikHikmah
Minggu, 30 Nov 2025 16:02 WIB
Ilustrasi hutan
ilustrasi alam Foto: Getty Images/iStockphoto/twigymuleford
Jakarta -

Menjaga lingkungan hidup merupakan kewajiban setiap manusia, dan dalam Islam, hal ini bukan sekadar etika sosial tetapi amanah yang harus dipenuhi sebagai bentuk ibadah. Perintah menjaga alam dan lingkungan telah dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits Rasulullah SAW.

Alam adalah ciptaan Allah SWT yang harus dijaga keseimbangannya agar kehidupan manusia dan makhluk lain tetap lestari.

Mengutip buku Al Islam: Kemuhammadiyahan Multi-Kultural 2 (Merajut Kebersamaan dalam Perbedaan) karya Prof. dr. Dr. Em Sutrisna, M.Kes., Islam menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai amanah dari Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Islam mengajarkan bahwa alam semesta dan isinya diciptakan oleh Allah SWT, dan manusia diberi tanggung jawab sebagai khalifah di bumi untuk merawat dan memelihara alam tersebut.

ADVERTISEMENT

Lingkungan dalam perspektif Islam mencakup bumi, air, udara, tumbuhan, hewan, dan ekosistem sosial manusia. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman,

وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ َؚعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيٌؚ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Artinya: Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah SWT amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS Al A'raf: 56)

Ayat ini menegaskan bahwa manusia dilarang merusak bumi, dan sebaliknya harus memelihara serta menjaga kelestarian alam.

Dasar Hukum Menjaga Lingkungan dalam Islam

Islam memberikan pedoman jelas melalui Al-Qur'an dan hadits terkait kewajiban menjaga lingkungan.

Dalil dari Al-Qur'an

Beberapa ayat menegaskan perintah dan kewajiban menjaga lingkungan, berikut ini dalilnya:

Surat Al-Ma'idah Ayat 32

مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَؚْنَا عَلَىٰ َؚنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَنَّهُۥ مَن قَتَلَ نَفْسًۢا ؚِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِى ٱلْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَآ أَحْيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا ؚِٱلَؚْيِّنَٰتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم َؚعْدَ ذَٰلِكَ فِى ٱلْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

Arab-Latin: Min ajli Ōālika katabnā 'alā banī isrā`īla annahụ mang qatala nafsam bigairi nafsin au fasādin fil-arឍi fa ka`annamā qatalan-nāsa jamī'ā, wa man aឥyāhā fa ka`annamā aឥyan-nāsa jamī'ā, wa laqad jā`at-hum rusulunā bil-bayyināti ṡumma inna kaṡīram min-hum ba'da Ōālika fil-arឍi lamusrifụn

Artinya: Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

Surat Al-Baqarah Ayat 205

وَإِذَا تَوَلَّىٰ سَعَىٰ فِى ٱلْأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيهَا وَيُهْلِكَ ٱلْحَرْثَ وَٱلنَّسْلَ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحُِؚّ ٱلْفَسَادَ

Arab-Latin: Wa iŌā tawallā sa'ā fil-arឍi liyufsida fīhā wa yuhlikal-ឥarṡa wan-nasl, wallāhu lā yuឥibbul-fasād

Artinya: Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.

Surat Ar-Rum Ayat 41

؞َهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلَؚْرِّ وَٱلَؚْحْرِ ؚِمَا كَسََؚتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم َؚعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Arab-Latin: ẓaharal-fasādu fil-barri wal-baឥri bimā kasabat aidin-nāsi liyuŌīqahum ba'ឍallaŌī 'amilụ la'allahum yarji'ụn

Artinya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Dalil dari Hadits Rasulullah SAW

Hadits Menjaga Lingkungan Berpahala Sedekah

Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ َؚهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ ؚِهِ صَدَقَةٌ

Artinya: "Tidaklah seorang muslim pun yang bercocok tanam atau menanam satu tanaman, lalu tanaman itu dimakan oleh burung, atau manusia, atau hewan, melainkan itu menjadi sedekah baginya." (HR Bukhari)

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلَّا كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةً وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَ السَُؚّعُ مِنْهُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَتْ الطَّيْرُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَلَا يَرْزَ؀ُهُ أَحَدٌ إِلَّا كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ

Artinya:"Tidaklah seorang muslim yang bercocok tanam, kecuali setiap tanamannya yang dimakannya bernilai sedekah baginya, apa yang dicuri orang darinya menjadi sedekah baginya, apa yang dimakan binatang liar menjadi sedekah baginya, apa yang dimakan burung menjadi sedekah baginya, dan tidaklah seseorang mengambil darinya, melainkan ia menjadi sedekah baginya." (HR Muslim)

Termasuk Amalan Jariyah

Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ ØšÙŽÙ†ÙŽÙ‰ ُؚنْيَانًا فِى غَيْرِ ؞ُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ أَوْ غَرَسَ غَرْسًا فِى غَيْرِ ؞ُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ كَانَ لَهُ أَجْرٌ جَارِيًا مَا انْتَفَعَ ؚِهِ مِنْ خَلْقِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ

Artinya: "Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah yang Maha Pengasih." (HR Ahmad)

Dalam sabda beliau yang lain,

سَؚْعٌ يَجْرِى لِلْعَؚْدِ أَجْرُهُنَّ وَهُوَ فِي قَؚْرِهِ َؚعْدَ مَوْتِهِ أَوْ غَرَسَ نَخْلاً:

Artinya: "Ada tujuh yang pahalanya mengalir terus kepada seseorang di alam kuburnya: (salah satunya) orang yang menanam pohon kurma..." (HR Al-Bazzar)

Pahala Sebanyak Buah Pohon

Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ رَجُلٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلَّا كَتََؚ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ قَدْرَ مَا يَخْرُجُ مِنْ ثَمَرِ ذَلِكَ الْغَرْسِ

Artinya: "Tidaklah seseorang menanam tanaman, kecuali Allah 'Azza Wajalla mencatat pahala untuknya seukuran buah yang dikeluarkan oleh tanaman itu." (HR Ahmad)

Perintah Menanam Pohon

Rasulullah SAW bersabda,

إن قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا تَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

Artinya: "Jika terjadi hari kiamat sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya, maka tanamlah." (HR Bukhari dan Ahmad)




(dvs/dvs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads